BPJS Bakal Dukung Orang Mampu Bayar Lebih

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya memperkuat pendanaan BPJS Kesehatan. Meski pemerintah sudah melakukan efisiensi, layanan tetap membutuhkan tambahan anggaran yang lebih besar.

 

Skema Asuransi Sosial Jadi Alternatif

 

Sebagai solusi, Menkes mengusulkan skema asuransi sosial dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR-RI di Jakarta Pusat, Rabu (11/2). Dalam mekanisme ini, peserta yang mampu membayar iuran lebih tinggi untuk menutupi biaya peserta kurang mampu.

Baca Juga :  Waspada Vishing: Penipuan Telepon yang Bisa Bajak Ponsel

 

“Walaupun kita menghemat, BPJS tetap membutuhkan dukungan anggaran yang signifikan,” jelas Menkes.

 

Layanan Sama untuk Semua Peserta

 

Dengan skema ini, semua peserta menerima layanan dan prosedur medis yang sama. Sementara itu, pemerintah memastikan standar layanan tetap tinggi agar kualitas tidak berbeda antara peserta yang membayar lebih dan peserta kurang mampu.

Baca Juga :  Kenali Bergerak Tertibkan Sampah Liar, Warga Diajak Jaga Kebersihan

 

Konsep Progresif Mirip Pajak

 

Budi Gunadi menambahkan, konsep ini mirip prinsip progresif dalam pajak, di mana peserta mampu membayar lebih untuk menutupi biaya bagi peserta yang kurang mampu.

 

“Secara keseluruhan, kita harus memperkuat pendanaan BPJS. Artinya, pemerintah tidak menanggung semua biaya, tetapi peserta mampu harus memberi kontribusi lebih. Itu kunci keberlanjutan sistem,” tegas Menkes.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahyeldi Soroti Mutu Layanan RSUD Mohammad Natsir, Akreditasi Paripurna Jadi Target
Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan
Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI
Dinkes Sarolangun Datang ke Sungai Penuh, ILP dan RME Jadi Perhatian
Ada Rekomendasi BPK, Tunjangan Nakes RSUD Mayjen Thalib Tunggu Perwako
Sebutir Telur hingga Seribu Rupiah, Gerakan 3S Pemkot Sungai Penuh Sasar Balita Stunting
Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara
BNI Sungai Penuh Bantu Balita Berisiko Stunting, Azhar Soroti Kekuatan Kolaborasi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Mahyeldi Soroti Mutu Layanan RSUD Mohammad Natsir, Akreditasi Paripurna Jadi Target

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dinkes Sarolangun Datang ke Sungai Penuh, ILP dan RME Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Ada Rekomendasi BPK, Tunjangan Nakes RSUD Mayjen Thalib Tunggu Perwako

Berita Terbaru