Samsung Bertahan, Pesaing Kejar Baterai Raksasa

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Samsung tetap menawarkan kapasitas baterai 5.000 mAh di lini Galaxy S Ultra. Sementara itu, banyak pesaing, termasuk Apple dan produsen smartphone Tiongkok, terus mendorong batas teknologi baterai. Akibatnya, langkah Samsung ini memunculkan pertanyaan soal strategi jangka panjang perusahaan di pasar smartphone yang semakin kompetitif.

 

Sejak peluncuran Galaxy S20 Ultra, Samsung memasang baterai 5.000 mAh pada seri flagship-nya. Pada awalnya, kapasitas ini menarik perhatian karena memberikan daya tahan yang mumpuni. Namun, memasuki 2026, kapasitas tersebut mulai dianggap standar di segmen high-end. Sementara itu, merek lain menambahkan baterai hingga 6.000 mAh bahkan 7.000 mAh.

 

Kompetitor Terus Berinovasi

 

Di sisi lain, perusahaan Tiongkok menambah kapasitas baterai dan memperkenalkan teknologi baru berbasis silikon-karbon yang memperpanjang masa pakai. Begitu pula, Apple meningkatkan kapasitas dan efisiensi baterai di seri iPhone Pro Max terbaru. Selain itu, Apple mengembangkan teknologi baterai baru untuk iPhone generasi mendatang.

Baca Juga :  PT Multipro Jaya Prima Perkuat Layanan Terintegrasi untuk Kebutuhan Industri

 

Fokus Samsung: Efisiensi dan Stabilitas

 

Meskipun kapasitas baterai Samsung tetap, perusahaan meningkatkan efisiensi lewat kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak. Sebagai contoh, Galaxy S25 Ultra mencapai waktu penggunaan layar lebih dari 8 jam. Angka ini meningkat dibanding Galaxy S20 Ultra, yang hanya mencatat sekitar 6 jam. Pendekatan ini selaras dengan strategi Apple, di mana optimasi sistem sama pentingnya dengan ukuran baterai.

 

Apakah Samsung Kehilangan Keunggulan Inovatif?

 

Strategi Samsung yang lebih berhati-hati menimbulkan persepsi bahwa perusahaan kehilangan keunggulan inovatif. Meski demikian, Samsung tetap mempertahankan reputasi karena performa dan stabilitas produknya. Namun, banyak penggemar teknologi berharap perusahaan kembali memimpin dalam eksperimen dan terobosan.

Baca Juga :  IHSG Anjlok, Investor Waspada Tekanan Pasar

 

Pakar industri menekankan bahwa kapasitas baterai bukan satu-satunya faktor pengalaman pengguna. Sebaliknya, ponsel dengan baterai besar tidak selalu menawarkan daya tahan lebih baik jika sistem tidak dioptimalkan dengan baik. Dengan demikian, Samsung dan Apple menunjukkan bahwa kombinasi perangkat keras, sistem operasi, dan manajemen daya mampu menghadirkan performa baterai yang impresif meskipun kapasitas tidak meningkat drastis.

 

Strategi Baru Samsung

 

Saat ini, Samsung memasuki fase baru. Perusahaan fokus pada stabilitas dan efisiensi, bukan hanya mengejar spesifikasi. Bagi sebagian pengguna, strategi ini sudah memadai. Tetapi, penggemar teknologi mungkin ingin Samsung mengambil langkah lebih agresif untuk mempertahankan posisi terdepan di masa depan.

 

Berita Terkait

Mulai 18 April, Arab Saudi Hanya Izinkan Warga Lokal Umrah
Pebulu Tangkis Australia, Gronya Somerville Tunjuk Kedekatan Emosional dengan Indonesia 
Harga Emas Antam Turun Hari Ini 6 April 2026, Rp2,84 Juta per Gram
Malaysia Terapkan WFH Mulai 15 April, Anwar Perkuat Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Energi
Dari Lereng Gunung ke Kuala Lumpur, Kopi Kerinci Curi Hati Pecinta Kopi Malaysia
Harga Emas Antam 5 April 2026 Stsbil, Cek Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg
Produksi Naik, Pendapatan Tertahan: Kinerja PT Bukit Asam 2025 Terungkap
Cuan Setelah Lebaran, 10 Ide Bisnis yang Paling Laris dan Menguntungkan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 23:00 WIB

Mulai 18 April, Arab Saudi Hanya Izinkan Warga Lokal Umrah

Senin, 6 April 2026 - 18:00 WIB

Pebulu Tangkis Australia, Gronya Somerville Tunjuk Kedekatan Emosional dengan Indonesia 

Senin, 6 April 2026 - 09:30 WIB

Harga Emas Antam Turun Hari Ini 6 April 2026, Rp2,84 Juta per Gram

Senin, 6 April 2026 - 06:00 WIB

Malaysia Terapkan WFH Mulai 15 April, Anwar Perkuat Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Energi

Minggu, 5 April 2026 - 10:00 WIB

Dari Lereng Gunung ke Kuala Lumpur, Kopi Kerinci Curi Hati Pecinta Kopi Malaysia

Berita Terbaru

Oplus_0

Tebo

Bupati Tebo Agus Rubiyanto Hadiri Entry Meeting LKPD

Selasa, 7 Apr 2026 - 06:00 WIB

Oplus_0

Nasional

Dankorbrimob Lantik Teknisi Utama Tingkat l dan ll

Selasa, 7 Apr 2026 - 04:00 WIB