Kolonel TNI AD Ciptakan “Drone Elang” 

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Kolonel Arh Nur Rachman, prajurit TNI AD sekaligus dosen di Politeknik Angkatan Darat (Poltekad), menciptakan drone murah dan ramah lingkungan bernama “Drone Elang”. Nur ingin menunjukkan bahwa teknologi canggih tidak selalu harus mahal.

 

Ide pembuatan drone muncul dari materi kuliahnya tentang pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) untuk mahasiswa Poltekad. “Saya ingin menunjukkan bahwa pembuatan alutsista tidak harus mahal. Dengan bahan seadanya, fungsi tetap bisa maksimal,” ujar Nur saat ditemui di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

 

Terinspirasi Burung dan Layang-Layang

 

Seiring berjalannya waktu, Nur tertarik mengembangkan drone yang meniru gerakan makhluk hidup. Konsep ini dikenal dengan istilah drone ornitopter. Ia memilih burung sebagai model karena lebih sederhana dan mudah diadaptasi.

 

“Awalnya saya mengajarkan mahasiswa membuat layang-layang berbentuk burung, seperti burung air,” kata Nur. Dari konsep itu, ia mengembangkan sistem aerodinamika agar sayap drone bergerak sendiri.

Baca Juga :  Toyota Kijang 2026 Tampil Hybrid dan Lebih Irit

 

Ia meniru mekanisme karet yang diputar untuk menghasilkan dorongan. “Awalnya banyak contoh di Youtube yang digerakkan karet. Saya mengganti mekanismenya dengan motor,” jelas Nur.

 

Tantangan Keseimbangan dan Percobaan Bahan

 

Namun, percobaan awal tidak selalu berhasil. Drone yang menggunakan motor penggerak gagal terbang karena Nur belum menemukan keseimbangan yang tepat. Ia menekankan bahwa stabilitas sangat penting, sama seperti layang-layang yang terbang karena seimbang dengan angin.

 

Setelah itu, Nur mencoba berbagai bahan. Ia mulai dari kertas, plastik, hingga kain poliester yang biasanya digunakan untuk payung. Akhirnya, ia merancang rangka drone dari stik pancing berbahan fiber. Percobaannya berhasil.

 

FPV dan Fitur Tambahan

 

Lebih lanjut, Drone Elang kini bisa terbang dan menampilkan First Person View (FPV) bagi operator melalui remote control. Nur juga menambahkan kemampuan drone untuk membawa bahan peledak berdaya kecil.

Baca Juga :  Objek Wisata Kerinci: Selama Libur Lebaran Dikelola Pihak Ketiga

“Operator bisa melihat lingkungan sekitar drone melalui semacam kaca mata virtual,” ujar Nur.

 

Biaya Terjangkau dan Teknologi Anti-Radar

 

Nur memperkirakan biaya pembuatan Drone Elang sekitar Rp 8–10 juta. Biaya ini relatif rendah karena drone masih dalam tahap pengembangan untuk pembelajaran.

 

Selain itu, Nur menegaskan bahwa drone buatannya tidak hanya meniru gerakan burung untuk mengelabui mata manusia. Drone ini juga sulit dideteksi radar. “Suara drone sangat senyap dan teknologi ini mendukung kegiatan pengintaian,” kata Nur.

 

Inovator Berpengalaman

 

Dengan pengalaman luas, Nur menciptakan ratusan inovasi di bidang teknologi militer dan UAV. Ia berharap Drone Elang membuka perspektif baru dan membuktikan bahwa teknologi canggih tidak selalu harus mahal.

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala SD-SMP, Ini Nama dan Penempatannya
Wawako Azhar Hamzah Hadiri HUT ke-61 Bungo, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Kabut Asap Solok Selatan Memburuk, Khairunas Perintahkan Masker untuk Pelajar dan Warga
Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan
Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI
Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara
Ranperda Perubahan APBD Sungai Penuh Disepakati, Alfin Langsung Dorong OPD Gaspol Jalankan Program
Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala SD-SMP, Ini Nama dan Penempatannya

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Wawako Azhar Hamzah Hadiri HUT ke-61 Bungo, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Kabut Asap Solok Selatan Memburuk, Khairunas Perintahkan Masker untuk Pelajar dan Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI

Berita Terbaru