Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu, Ini Profil Juda Agung

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara. Salah satunya adalah Wakil Menteri Keuangan, yang kini dijabat Juda Agung. Sebelumnya, Thomas Djiwandono memegang posisi ini sebelum pindah menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Juda Agung, Sosok Berpengalaman di Dunia Ekonomi

Juda Agung bukan sosok baru dalam dunia kebijakan ekonomi dan moneter nasional. Ia lahir di Pontianak pada 6 Agustus 1964. Ia memulai pendidikan tingginya di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan mengambil studi Teknologi Pertanian.
Karena ketertarikan pada ekonomi, Juda melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Ia menempuh Master Bisnis dan Keuangan di University of Birmingham, Inggris, pada 1995, lalu menyelesaikan gelar Doktor di bidang Ekonomi pada 1999.

Karier Profesional yang Dimulai di Bank Indonesia

Juda meniti karier profesional secara paralel dengan pendidikannya. Ia bekerja di Bank Indonesia sejak 1992 sebagai staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. Selama periode itu, ia bertugas di Kantor Perwakilan BI di London hingga 1999.
Setelah kembali ke Indonesia, Juda menjabat peneliti ekonomi junior (1999-2002). Kemudian, ia naik menjadi peneliti ekonomi (2002-2003) di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI.

Naik ke Posisi Strategis dan Menguatkan Pengalaman Internasional

Seiring waktu, Juda menempati posisi strategis. Ia menjabat analis senior dan kemudian Kepala Bagian di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter (2006-2008).
Pada periode itu, Juda menjalani penugasan di International Monetary Fund (IMF). Pengalaman ini memperluas wawasan internasionalnya di bidang kebijakan moneter dan ekonomi global.

Harapan di Kabinet Merah Putih

Pemerintah menilai pengalaman luas Juda di tingkat nasional dan internasional sebagai aset penting. Dengan kehadirannya, pemerintah berharap ia dapat memperkuat kebijakan fiskal dan moneter. Langkah ini juga bertujuan mendukung pembangunan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Baca Juga :  ASN Turun ke Komcad, Perkuat Pertahanan

Berita Terkait

Nayu Aldila Putri Jadi Kepala Biro Hukum Bengkulu, Herwan Antoni Soroti 4 Hal Penting
Helmi Hasan Pasang Target Besar, Jamsostek Award 2026 Jadi Momentum Lindungi Pekerja Bengkulu
Kasus Damkar Sungai Penuh Masuk Babak Baru, Kejari Sinyalkan Tersangka Bulan Ini
Bukan Sekadar Potong Masa Pidana, 1.711 Warga Binaan Bengkulu Dapat Remisi Kemerdekaan
Jalan Bukik Kubang Terancam Putus, PUPR Dharmasraya Pasang 14 Box Culvert
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Gunung Kerinci via Solok Selatan Patahkan Mitos 5 Hari, Enam Pendaki Tuntas dalam 30 Jam
Di Tengah Polemik Fee, Pengurus P3-TGAI Pastikan Program Irigasi Berjalan Tanpa Pungutan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:24 WIB

Nayu Aldila Putri Jadi Kepala Biro Hukum Bengkulu, Herwan Antoni Soroti 4 Hal Penting

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Helmi Hasan Pasang Target Besar, Jamsostek Award 2026 Jadi Momentum Lindungi Pekerja Bengkulu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kasus Damkar Sungai Penuh Masuk Babak Baru, Kejari Sinyalkan Tersangka Bulan Ini

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Bukan Sekadar Potong Masa Pidana, 1.711 Warga Binaan Bengkulu Dapat Remisi Kemerdekaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Jalan Bukik Kubang Terancam Putus, PUPR Dharmasraya Pasang 14 Box Culvert

Berita Terbaru

Dharmasraya

64 Hotspot Muncul, Dharmasraya Naikkan Karhutla ke Siaga Darurat

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:39 WIB