Saham TIRT dan VISI Kembali Diperdagangkan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa mulai Kamis (5/2), investor bisa kembali memperdagangkan saham PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) dan PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) di pasar reguler dan tunai. BEI menghentikan perdagangan kedua saham ini sejak 23 Januari 2026.

 

Keterangan Resmi dari BEI

 

Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menjelaskan, “Kami membuka kembali perdagangan saham TIRT dan VISI setelah mengevaluasi pergerakan harga.” Dengan kata lain, BEI menilai kedua saham sudah layak diperdagangkan.

 

Profil Kepemilikan Saham

 

Baca Juga :  Jetour T2 Diserbu Aksesori, SUV Gagah Ini Makin Dilirik Pecinta Off-Road

Jumlah saham VISI mencapai 1,01 miliar lembar per Desember 2025. Pengendali memegang 73,54% saham, sedangkan nonpengendali memegang 26,40%. Saham yang beredar di pasar (free float) mencapai 22,58%. Investor ritel tercatat sebanyak 2.137 nasabah.

 

Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, pendiri Grup Harita, menjadi penerima manfaat utama kepemilikan saham TIRT. VISI memiliki 3,07 miliar lembar saham, dengan pengendali memegang 71,54% dan nonpengendali memegang 28,46%. Free float berada di level 20%, sementara jumlah pemegang saham tercatat 1.759 nasabah.

 

Alasan Suspensi Saham

 

Baca Juga :  Wuling Eksion: SUV Keluarga dengan Teknologi PHEV

BEI menghentikan perdagangan saham karena harga kedua saham ini naik signifikan secara kumulatif. Pada 22 Januari 2026, sehari sebelum suspensi, saham TIRT naik 9,91% menjadi Rp466 per lembar. Investor memperdagangkan 1,7 juta lembar saham senilai Rp792,24 juta. Sejak awal tahun, harga saham TIRT meningkat 235,25%.

 

Sementara itu, saham VISI menyentuh batas auto reject atas (ARA) pada hari yang sama setelah naik 24,46% menjadi Rp575 per lembar. Investor memperdagangkan 7,06 juta lembar saham senilai Rp3,83 miliar. Kenaikan kumulatif saham VISI sejak awal tahun mencapai 207,49%.

Berita Terkait

Kejagung Geledah Kantor BGN, Aktivitas Lumpuh
Prajogo Pangestu Rebut Tahta Terkaya RI Juni 2026, Ini Daftar 10 Konglomerat dengan Harta Ratusan Triliun
PT DSI Ambil Peran Ekspor SDA, DPR Ingatkan Birokrasi Berpotensi Hambat Arus Dagang
Transformasi Telkom Berbuah, Pendapatan Tembus Rp37,2 Triliun
Danantara Siapkan Perombakan Besar DSI, Sistem Ekspor Satu Pintu Mulai Transisi 1 Juni 2026
Pancasila di Era Digital: Generasi Muda Soroti Jarak antara Nilai dan Praktik Sosial
Rahasia di Balik TikTok Shop: Penjual Kini Punya “Tim Marketing Otomatis” Tanpa Gaji Lewat Program Afiliasi
Era Baru Pengawasan Ekspor Dimulai, PT DSI Mulai Kumpulkan Laporan Sawit dan Batu Bara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN, Aktivitas Lumpuh

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Prajogo Pangestu Rebut Tahta Terkaya RI Juni 2026, Ini Daftar 10 Konglomerat dengan Harta Ratusan Triliun

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

PT DSI Ambil Peran Ekspor SDA, DPR Ingatkan Birokrasi Berpotensi Hambat Arus Dagang

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:00 WIB

Transformasi Telkom Berbuah, Pendapatan Tembus Rp37,2 Triliun

Senin, 1 Juni 2026 - 13:00 WIB

Danantara Siapkan Perombakan Besar DSI, Sistem Ekspor Satu Pintu Mulai Transisi 1 Juni 2026

Berita Terbaru

Oplus_0

Hukum

Kejagung Geledah Kantor BGN, Aktivitas Lumpuh

Rabu, 3 Jun 2026 - 12:00 WIB