Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Jalanan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kepala daerah di Indonesia menertibkan spanduk, baliho, dan iklan yang memenuhi ruang publik. Prabowo menyampaikan arahan itu dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Arahan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Melalui program ini, pemerintah pusat mendorong perbaikan kebersihan, estetika, serta tata kelola kota dan desa.

Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti maraknya spanduk dan iklan tanpa penataan yang jelas. Ia menilai kondisi tersebut merusak keindahan daerah dan menghilangkan karakter kota.

“Saya ke Balikpapan dan Banjarmasin, hampir tidak ada bedanya. Isinya spanduk semua,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  LPG 3 Kg Satu Harga, Wajib Pakai KTP

Selain itu, Prabowo menyinggung kawasan Hambalang yang dipenuhi spanduk promosi berukuran besar. Menurutnya, kondisi tersebut tidak mendukung kenyamanan wisatawan.

“Turis datang ingin melihat keindahan daerah, bukan spanduk besar-besar. Bogor dulu dikenal sebagai kota paling indah. Bung Karno bahkan lebih suka tinggal di Bogor daripada di Jakarta,” katanya.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan keinginannya untuk tinggal di Bogor sejak lama. Ia akhirnya mewujudkan keinginan tersebut setelah menjabat sebagai presiden.

Sejalan dengan itu, Prabowo meminta kepala daerah berkomunikasi dengan asosiasi pengusaha, seperti Kadin dan HIPMI. Ia mendorong pengusaha menata iklan secara wajar dan tidak berlebihan.

Baca Juga :  Polda Jambi Apresiasi Insan Pers Jelang Hari Pers Nasional 2026

“Silakan beriklan dan membuka usaha. Namun, tata tampilan depan dengan sopan. Jangan memenuhi semua jalan protokol dengan baliho,” ujarnya.

Sebagai contoh, Prabowo menyinggung kawasan wisata Bali. Ia menegaskan wisatawan datang untuk menikmati alam dan budaya lokal, bukan untuk melihat iklan komersial berukuran besar. Selain penataan iklan, Prabowo juga menyoroti kabel listrik dan utilitas yang melintang semrawut di pinggir jalan. Ia meminta pemerintah daerah menata kabel-kabel tersebut demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Semua ini bertujuan untuk kebaikan bersama agar kota dan desa tampil lebih tertib, indah, dan membanggakan,” pungkas Prabowo.

Berita Terkait

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah
Dokumen Dugaan TPPU Jadi Temuan Penting saat Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah
Gelombang Pensiun Komjen Polri Dimulai, Karyoto dan Fadil Imran Masuk Daftar, Wakapolri Jadi Sorotan
MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Sudaryono Langsung Tegaskan BGN Siap Ikuti Keputusan Negara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

SK 196 CPNS Sungai Penuh Rampung, Kapan Diserahkan?

Sabtu, 22 Agu 2026 - 19:19 WIB