920 Sekolah Sumbar Kebagian Revitalisasi 2026, Vasko: Fondasi Pendidikan Harus Dikuatkan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Pemerintah memperluas program revitalisasi satuan pendidikan di Sumatera Barat (Sumbar) pada 2026. Perluasan itu membawa anggaran Rp617,24 miliar untuk mendukung perbaikan sarana pendidikan di 920 satuan pendidikan.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menilai penambahan jumlah penerima menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan sekolah semakin besar. Ia berharap dukungan tersebut mampu mempercepat pembenahan fasilitas belajar di berbagai daerah.

Data program bantuan pemerintah revitalisasi tahun anggaran 2025 dan 2026 mencatat lonjakan penerima dari 337 satuan pendidikan pada 2025 menjadi 920 satuan pendidikan pada 2026. Artinya, pemerintah menambah cakupan penerima sekitar 173 persen dalam satu tahun.

Vasko Sambut Perluasan Revitalisasi Sekolah

Vasko menyambut baik perluasan program tersebut. Menurutnya, bertambahnya jumlah sekolah penerima membuka peluang lebih besar bagi siswa untuk menikmati lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

“Yang ingin kita pastikan adalah semakin banyak sekolah yang mendapatkan perhatian, maka itu berarti, semakin banyak juga anak-anak kita yang bisa belajar di lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman. Karena itu, kita menyambut baik, ketika program revitalisasi diperluas,” tegas Wagub Vasko di Padang, Senin (10/8/2026).

Selain jumlah penerima, pemerintah juga meningkatkan nilai bantuan. Pada 2025, sebanyak 337 satuan pendidikan di Sumbar menerima bantuan dengan total Rp300.066.625.429.

Sementara itu, pada 2026 pemerintah mengalokasikan Rp617.241.878.313 untuk 920 satuan pendidikan. Nilai tersebut meningkat sekitar 106 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau kita lihat datanya, penerimanya bertambah cukup besar. Artinya, cakupan program semakin luas. Ini tentu menjadi kabar baik karena semakin banyak satuan pendidikan yang mendapat dukungan untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarananya,” ujarnya.

PAUD dan SD Mendapat Perhatian Besar

Perluasan program juga menyentuh berbagai jenjang pendidikan. Namun, pemerintah memberikan porsi yang lebih besar kepada PAUD dan SD.

Baca Juga :  Kabar Baik untuk Siswa PIP, 45.809 Calon Mahasiswa Siap Terima KIP Kuliah 2026

Data 2026 menunjukkan jumlah penerima bantuan PAUD melonjak 774 persen dibandingkan 2025. Sementara itu, penerima bantuan SD meningkat 228 persen dan penerima bantuan SMP bertambah 53 persen.

Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan bantuan kepada:

271 satuan pendidikan PAUD dengan nilai sekitar Rp110,17 miliar.

443 satuan pendidikan SD dengan nilai sekitar Rp245,73 miliar.

142 satuan pendidikan SMP dengan nilai sekitar Rp172,44 miliar.

64 satuan pendidikan SMA/sederajat dengan nilai sekitar Rp88,89 miliar.

Vasko melihat peningkatan dukungan untuk PAUD dan SD sebagai langkah strategis. Sebab, kedua jenjang tersebut memiliki peran penting dalam membangun fondasi pendidikan anak.

“Fondasi pendidikan itu harus dikuatkan sejak awal. Karena itu, ketika PAUD dan SD mendapat porsi perhatian yang lebih besar, kita melihatnya sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi pendidikan anak-anak kita,” terang Vasko.

Revitalisasi Tak Hanya Bangun Gedung

Menurut Vasko, masyarakat tidak perlu memaknai revitalisasi sebatas pembangunan gedung sekolah baru. Program tersebut juga dapat menjawab kebutuhan fasilitas yang lebih sederhana tetapi sangat penting dalam aktivitas belajar sehari-hari.

Pemerintah dapat mengarahkan dukungan untuk memperbaiki ruang kelas, atap, plafon, lantai, sanitasi, toilet, pengecatan hingga penataan lingkungan sekolah.

“Kadang kebutuhan sekolah sederhana, seperti atap yang sudah harus diperbaiki, toilet yang perlu dibenahi atau ruang kelas yang perlu dibuat lebih nyaman. Hal-hal seperti ini sangat penting karena setiap hari digunakan oleh anak-anak dan guru,” ujarnya.

Karena itu, Vasko mendorong pemerintah dan pihak sekolah melihat kebutuhan masing-masing secara cermat. Dengan begitu, bantuan dapat menjawab persoalan fasilitas yang benar-benar muncul di lapangan.

Pemprov Sumbar Siapkan Pengawalan

Selanjutnya, Pemprov Sumbar akan mengawal pelaksanaan program revitalisasi tersebut. Pemerintah daerah juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat agar bantuan berjalan sesuai kebutuhan satuan pendidikan.

Vasko menilai kolaborasi kedua pihak menjadi kunci untuk mempercepat pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan. Apalagi, kebutuhan setiap sekolah memiliki karakteristik yang berbeda.

Baca Juga :  Mahyeldi Gaspol Investasi Sumbar, Gandeng Danantara dan BUMN Kejar Infrastruktur

“Kalau sekolahnya nyaman, anak-anak lebih semangat belajar dan guru juga lebih nyaman mengajar. Jadi revitalisasi ini bukan hanya soal memperbaiki bangunan, tetapi bagian dari investasi kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi Sumatera Barat ke depan,” tuturnya.

Pemerintah Ingin Perluas Dampak Program

Vasko berharap program revitalisasi terus memberikan dampak langsung bagi kualitas pendidikan di Sumatera Barat. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan setiap anggaran benar-benar menjawab kebutuhan sekolah dan peserta didik.

Dengan bertambahnya jumlah penerima dari 337 menjadi 920 satuan pendidikan, program 2026 memberi ruang lebih luas bagi sekolah untuk memperbaiki fasilitasnya.

“Prinsipnya, pemerintah selalu hadir. Yang bisa dikerjakan sekarang, kita kerjakan. Yang masih membutuhkan penguatan kita lanjutkan secara bertahap. Kita tentu ingin semakin banyak sekolah yang layak dan semakin banyak anak Sumatera Barat yang mendapatkan lingkungan belajar yang baik,” pungkasnya.

FAQ

Berapa jumlah satuan pendidikan di Sumbar yang menerima bantuan revitalisasi pada 2026?

Sebanyak 920 satuan pendidikan menerima bantuan revitalisasi pada 2026.

Berapa total nilai bantuan revitalisasi pendidikan di Sumbar pada 2026?

Total bantuan mencapai sekitar Rp617,24 miliar.

Berapa kenaikan jumlah penerima dibandingkan 2025?

Jumlah penerima naik dari 337 menjadi 920 satuan pendidikan, atau bertambah sekitar 173 persen.

Jenjang pendidikan mana yang mendapat bantuan?

Program mencakup PAUD, SD, SMP, serta SMA/sederajat.

Apa saja fasilitas yang dapat diperbaiki melalui program revitalisasi?

Revitalisasi dapat mencakup ruang kelas, atap, plafon, lantai, sanitasi, toilet, pengecatan, serta penataan lingkungan sekolah.

Mengapa PAUD dan SD mendapat perhatian besar?

Vasko menilai kedua jenjang tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun pendidikan anak sejak usia dini.(Tim)

Berita Terkait

Bukan Sekadar Berebut Piala, Lomba Khutbah dan Azan di Padang Siapkan Khatib-Muazin Muda
Dari 367 Jadi 38, Kafilah Sumbar Berangkat ke Makassar Bawa Misi Pertahankan Juara Umum
Silokek Menuju UNESCO Global Geopark, Mahyeldi Ungkap 5 Fokus Utama
Kuranji Mulai Bangkit dari Banjir, Mahyeldi Kerahkan 3 Alat Berat Percepat Perbaikan Tanggul Batang Guo
Mahyeldi Tantang Praja IPDN Asal Sumbar Kuasai AI, Ingatkan Jabatan Bukan Tujuan Pengabdian
Berangkat Wakili Indonesia ke 3 Negara, Mahasiswa Asal Sungai Penuh Ini Kecewa Tak Dilirik Pemkot
Jelang Wajib Halal, Mahyeldi Gerakkan Kepala Daerah, Sumbar Incar Jadi Pusat Ekosistem Halal Nasional
Banjir Setinggi Dada Lumpuhkan Padang, Vasko Pimpin Evakuasi Warga hingga Tengah Malam
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Bukan Sekadar Berebut Piala, Lomba Khutbah dan Azan di Padang Siapkan Khatib-Muazin Muda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Dari 367 Jadi 38, Kafilah Sumbar Berangkat ke Makassar Bawa Misi Pertahankan Juara Umum

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Silokek Menuju UNESCO Global Geopark, Mahyeldi Ungkap 5 Fokus Utama

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:37 WIB

920 Sekolah Sumbar Kebagian Revitalisasi 2026, Vasko: Fondasi Pendidikan Harus Dikuatkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Kuranji Mulai Bangkit dari Banjir, Mahyeldi Kerahkan 3 Alat Berat Percepat Perbaikan Tanggul Batang Guo

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

SK 196 CPNS Sungai Penuh Rampung, Kapan Diserahkan?

Sabtu, 22 Agu 2026 - 19:19 WIB