Banjir Setinggi Dada Lumpuhkan Padang, Vasko Pimpin Evakuasi Warga hingga Tengah Malam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Wakil Gubernur Sumatera Barat (SUMBAR), Vasko Ruseimy, memimpin langsung proses evakuasi warga yang terdampak banjir di Parak Jambu, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (3/8/2026) malam. Di tengah genangan air yang mencapai dada orang dewasa, ia mengarahkan tim gabungan untuk menyelamatkan warga dan mempercepat penanganan di lapangan.

Banjir yang terus meninggi membuat banyak keluarga bertahan di lantai dua rumah. Sementara itu, sebagian warga memilih menembus arus demi mencapai lokasi yang lebih aman. Kondisi tersebut mendorong tim penyelamat bekerja lebih cepat sekaligus lebih hati-hati.

Sejak awal operasi, Vasko mengutamakan keselamatan anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya. Bersama personel Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan, ia mengoordinasikan proses evakuasi menggunakan perahu karet hingga seluruh warga dapat keluar dari kawasan berbahaya.

Tim Gabungan Bergerak Tanpa Henti

Selanjutnya, tim gabungan melanjutkan operasi hingga Selasa (4/8/2026) dini hari. Kapasitas perahu yang terbatas membuat petugas membagi proses evakuasi dalam beberapa perjalanan. Meski begitu, tim tetap menjaga ritme penyelamatan agar seluruh warga memperoleh kesempatan yang sama untuk keluar dari lokasi banjir.

Setelah mengevakuasi warga, petugas mengarahkan mereka menuju sebuah masjid yang berfungsi sebagai tempat pengungsian sementara. Lokasi tersebut berada di area yang lebih tinggi sehingga mampu memberikan perlindungan dari genangan banjir.

Vasko menegaskan bahwa seluruh tim mengutamakan keselamatan warga dalam setiap tahapan operasi.

Baca Juga :  BerAKHLAK Tak Cukup Dihafal, Pemprov Sumbar Uji Pemahaman ASN Lewat Lomba

“Yang terpenting adalah tidak ada warga yang tertinggal di lokasi berbahaya. Evakuasi kita lakukan bergantian karena kapasitas perahu terbatas. Setelah itu, kebutuhan dasar para pengungsi juga akan kita pastikan segera terpenuhi,” ujar Vasko di sela-sela proses evakuasi.

Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Penanganan Bencana

Selain memimpin operasi di lapangan, Vasko mengoordinasikan langkah penanganan bersama pemerintah kabupaten dan kota, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta seluruh unsur relawan. Melalui koordinasi tersebut, setiap instansi dapat bergerak lebih cepat sekaligus saling mendukung dalam proses penyelamatan dan penyaluran bantuan.

Di sisi lain, sebelum menuju lokasi banjir, Vasko terlebih dahulu berkomunikasi dengan BMKG Minangkabau. Langkah itu bertujuan memperoleh informasi terkini mengenai penyebab hujan berintensitas tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Sumatera Barat sejak Senin siang.

BMKG Jelaskan Penyebab Hujan Lebat

Menurut BMKG, hujan ekstrem kali ini tidak berasal dari pengaruh siklon tropis seperti yang terjadi pada November tahun lalu. Sebaliknya, pola awan memanjang di sepanjang wilayah barat Pulau Sumatera berpadu dengan fenomena konvergensi atau pertemuan massa udara. Kombinasi kedua faktor tersebut memperkuat pertumbuhan awan hujan sehingga curah hujan meningkat di sejumlah wilayah.

Selain itu, BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi turun dalam dua hingga tiga hari ke depan. Karena itu, masyarakat perlu terus mengikuti perkembangan informasi cuaca.

Masyarakat Diminta Tetap Siaga

Vasko mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir, bantaran sungai, maupun lereng perbukitan agar meningkatkan kewaspadaan. Ia juga meminta warga segera berpindah ke tempat yang lebih aman ketika permukaan air terus naik atau muncul tanda-tanda longsor.

Baca Juga :  Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kantor Gubernur Sumbar Berhadiah Motor, Mahyeldi Ajak Warga Hadir

“Saya minta masyarakat waspada dengan kondisi cuaca beberapa hari ke depan. Jika air mulai naik atau ada tanda-tanda longsor, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan ikuti arahan petugas. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Vasko memastikan Pemprov Sumbar terus memantau perkembangan cuaca bersama BMKG. Pemerintah provinsi juga menyiagakan seluruh perangkat penanggulangan bencana agar mampu merespons setiap keadaan darurat secara cepat dan terkoordinasi.

FAQ

Siapa yang memimpin evakuasi banjir di Padang?

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, memimpin langsung operasi bersama Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan.

Siapa yang menjadi prioritas dalam evakuasi?

Tim gabungan memprioritaskan anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.

Mengapa proses evakuasi berlangsung bertahap?

Petugas membagi proses evakuasi ke beberapa perjalanan karena kapasitas perahu karet terbatas.

Apa penyebab hujan ekstrem menurut BMKG?

BMKG menjelaskan bahwa pola awan memanjang di wilayah barat Pulau Sumatera dan fenomena konvergensi memicu hujan lebat, bukan siklon tropis.

Apa imbauan Pemprov Sumbar kepada masyarakat?

Pemprov Sumbar meminta masyarakat tetap waspada, segera mengungsi ketika kondisi memburuk, dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.(Tim)

Berita Terkait

648 Ribu Keluarga di Sumbar Kebagian 19.469 Ton Beras, Bantuan Diperpanjang hingga Desember
PCMM Cabang Indonesia Dikukuhkan, Gubernur Mahyeldi Ajak Diaspora Minang Bangun Sumbar
Dana Perantau Minang Capai Rp20 Triliun, Wamendagri Bima Arya Ungkap Peluang Besar untuk Ekonomi Sumbar
Sekda Sumbar Arry Yuswandi Lantik 33 Pejabat, Kompetensi dan Etika Jadi Sorotan
Bukan Sekadar Pendidikan Agama, Mahyeldi Ingin Pesantren Gerakkan Ekonomi Sumatera Barat
Mahyeldi Bidik Pasar Wisata Baru, Sumbar Siapkan Strategi Besar untuk 2027
Mahyeldi Minta Masjid Tak Hanya Ramai Jemaah, Kesejahteraan Warga Harus Ikut Meningkat
Sekda Sumbar Ungkap Potensi NCH Pangian, TikTok Jadi Andalan UMKM Tembus Pasar Digital
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:29 WIB

648 Ribu Keluarga di Sumbar Kebagian 19.469 Ton Beras, Bantuan Diperpanjang hingga Desember

Rabu, 4 November 2026 - 06:45 WIB

PCMM Cabang Indonesia Dikukuhkan, Gubernur Mahyeldi Ajak Diaspora Minang Bangun Sumbar

Selasa, 3 November 2026 - 08:54 WIB

Dana Perantau Minang Capai Rp20 Triliun, Wamendagri Bima Arya Ungkap Peluang Besar untuk Ekonomi Sumbar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Sekda Sumbar Arry Yuswandi Lantik 33 Pejabat, Kompetensi dan Etika Jadi Sorotan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Bukan Sekadar Pendidikan Agama, Mahyeldi Ingin Pesantren Gerakkan Ekonomi Sumatera Barat

Berita Terbaru