Sekda Sumbar Ungkap Potensi NCH Pangian, TikTok Jadi Andalan UMKM Tembus Pasar Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, memiliki peluang untuk mengembangkan ekonomi kreatif melalui seni budaya, produk unggulan, dan kreativitas generasi muda. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kini mendorong potensi tersebut melalui Nagari Kreatif Hub (NCH) Pangian.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, meninjau kawasan NCH Pangian pada Selasa (20/10/2026). Ia melihat peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha lokal sekaligus menjaga tradisi nagari melalui fasilitas tersebut.

Pemprov Sumbar bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menargetkan NCH Pangian menjadi pusat aktivitas kreatif dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemerintah memperkirakan peresmian fasilitas ini berlangsung pada 12 November 2026.

Arry Yuswandi Dorong Potensi Nagari Jadi Peluang Ekonomi

Arry menilai Pangian memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Nagari ini mempunyai produk unggulan, kekayaan seni budaya, serta fasilitas yang mendukung kegiatan masyarakat.

Karena itu, ia berharap NCH mampu menghubungkan potensi lokal dengan peluang usaha yang lebih luas. Selain mengembangkan ekonomi, fasilitas ini juga dapat membantu generasi muda menyalurkan bakat dan kreativitas.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa hadir di Nagari Pangian yang menjadi pusat NCH atau Nagari Kreatif Hub,” kata Arry.

Arry menegaskan bahwa NCH harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pengembangan kearifan lokal perlu menghasilkan nilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas nagari.

“Insyaallah, dalam waktu dekat NCH Nagari Pangian ini akan kita resmikan. Harapannya, ini menjadi sarana yang efektif untuk mengembangkan kearifan lokal yang bernilai ekonomi bagi masyarakat, khususnya di Nagari Pangian,” ujarnya.

Produk Unggulan dan Seni Budaya Perkuat NCH Pangian

Arry menjelaskan bahwa Pangian telah memiliki sejumlah potensi yang dapat masyarakat kembangkan melalui NCH. Produk unggulan membuka peluang usaha, sedangkan seni budaya memperkuat daya tarik kegiatan kreatif.

“Produk-produk unggulannya sudah ada, kemudian kearifan lokal dalam bentuk seni budaya juga sudah ada. Sarana juga sudah kita siapkan. Mudah-mudahan ini menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan bakat generasi muda dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi ke depan, yang bermula dari nagari,” katanya.

Oleh sebab itu, pengelola perlu menghubungkan potensi tersebut dengan pelatihan, kegiatan seni, dan pemasaran produk. Langkah ini dapat membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar sekaligus menjaga tradisi lokal.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Qurban: Tas Anyaman Perempuan Sungai Penuh Jadi Sorotan, Dorong UMKM & Kurangi Plastik

Dalam kunjungan tersebut, Arry turut didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumbar Mahdianur, Kabid Usaha Ekonomi Masyarakat, Sumber Daya Alam, dan Teknologi Tepat Guna Mirza Iswandi, Wali Nagari Pangian Hijrah Adi Sukrial, Wali Nagari TBA Hendra Basri, serta Camat Lintau Buo Lutfi.

NCH Pangian Kembangkan Silek, Tari, dan UMKM

Ketua NCH Pangian, Izra Novita yang akrab disapa Ucu, menjelaskan bahwa pengelola menjalankan berbagai kegiatan untuk mengembangkan seni tradisional dan usaha masyarakat.

Program tersebut mencakup latihan silek, tari, kegiatan sanggar, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengembangkan keterampilan sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi daerah.

Pengelola memusatkan berbagai aktivitas tersebut di kawasan Medan Nan Balinduang. Kawasan ini mencakup Medan Nan Bapaneh, tempat latihan silek dan tari, sanggar-sanggar, Lapau Nagari, serta Teras Nagari.

Dengan berbagai fasilitas tersebut, NCH Pangian menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berlatih, berkarya, dan mengembangkan usaha. Anak-anak dan remaja juga dapat mengenal seni budaya lokal melalui kegiatan rutin.

TikTok Bantu UMKM Pangian Jangkau Pasar Lebih Luas

Selain mengembangkan seni budaya, NCH Pangian mendorong pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk. Pengelola menjalankan penjualan melalui dua jalur, yakni secara langsung dan daring.

Untuk produk makanan basah yang sulit dikemas atau dikirim, pengelola melayani penjualan langsung di kantor NCH. Sementara itu, pengelola memanfaatkan siaran langsung melalui TikTok untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli.

Pengelola menjadwalkan siaran langsung tersebut tiga kali sehari. Dengan strategi ini, pelaku UMKM memiliki peluang untuk menjangkau konsumen di luar Nagari Pangian.

Selain memperluas pemasaran, cara tersebut juga membantu masyarakat memperkenalkan produk unggulan kepada pasar digital. Namun, pelaku usaha tetap perlu menjaga kualitas produk dan pelayanan agar dapat mempertahankan kepercayaan konsumen.

Internet Gratis 300 Mbps Dukung Ekonomi Kreatif

NCH Pangian juga mengembangkan infrastruktur digital melalui kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat. Kerja sama ini mencakup pengelolaan data nagari melalui Teras Nagari serta penyediaan akses internet gratis berkecepatan 300 Mbps.

Baca Juga :  Arab Saudi Turun Tangan, Sumbar Kini Punya Harapan Baru untuk Selamatkan Ribuan Anak dengan Kelainan Jantung

Koneksi internet tersebut mendukung pengelola dan pelaku UMKM menjalankan kegiatan pemasaran daring. Selain itu, generasi muda dapat memanfaatkan akses digital untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan menghasilkan karya kreatif.

Dengan dukungan teknologi, NCH Pangian berpeluang menghubungkan kegiatan ekonomi lokal dengan pasar yang lebih luas. Karena itu, pemanfaatan fasilitas digital menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan ekonomi kreatif nagari.

NCH Pangian Jadi Ruang Kreativitas Generasi Muda

NCH Pangian tidak hanya berfokus pada kegiatan ekonomi. Fasilitas ini juga menjadi pusat aktivitas anak-anak dan remaja, terutama melalui latihan seni dan budaya pada sore hari setelah jam sekolah.

Kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada generasi muda untuk mempelajari silek, tari, dan tradisi lokal. Pada saat yang sama, aktivitas rutin dapat membantu mereka mengembangkan bakat dan kreativitas.

Melalui pendekatan ini, NCH Pangian menghubungkan pelestarian budaya dengan pengembangan sumber daya manusia. Pemerintah berharap generasi muda mampu menjaga tradisi sekaligus menciptakan peluang ekonomi dari potensi daerah.

Ke depan, pengembangan NCH Pangian diharapkan memperkuat usaha masyarakat, memperluas pemasaran produk unggulan, dan menumbuhkan pusat ekonomi kreatif yang berawal dari nagari.

FAQ

1. Apa tujuan pembangunan NCH Pangian?

NCH Pangian bertujuan mengembangkan seni budaya, kreativitas generasi muda, dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

2. Kapan peresmian NCH Pangian berlangsung?

Pemerintah memperkirakan peresmian NCH Pangian berlangsung pada 12 November 2026.

3. Apa saja kegiatan di NCH Pangian?

Kegiatannya meliputi latihan silek dan tari, aktivitas sanggar, pemberdayaan UMKM, pemasaran produk lokal, serta pengembangan kreativitas generasi muda.

4. Bagaimana NCH Pangian membantu pemasaran UMKM?

Pengelola melayani penjualan langsung untuk produk tertentu dan memanfaatkan siaran langsung TikTok tiga kali sehari untuk menjangkau calon pembeli secara daring.

5. Apa dukungan digital yang tersedia di NCH Pangian?

NCH Pangian menyediakan akses internet gratis berkecepatan 300 Mbps dan dukungan pengelolaan data nagari melalui Teras Nagari.

6. Siapa yang dapat memanfaatkan NCH Pangian?

Pelaku UMKM, pegiat seni budaya, anak-anak, remaja, dan masyarakat setempat dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mengembangkan kegiatan kreatif dan ekonomi nagari.(Tim)

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Sumbar, Vasko Bergerak Perkuat Mitigasi Kebakaran
Regulasi Daerah Makin Berkualitas, Sumbar Raih Terbaik II Anugerah Legislasi 2026
Mahyeldi dan Kapolda Sumbar Satukan Langkah, Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Safari Jumat di Tanah Kampung, Alfin Bawa Bantuan Rp7,5 Juta untuk Masjid
Mahyeldi Soroti Mutu Layanan RSUD Mohammad Natsir, Akreditasi Paripurna Jadi Target
Mahyeldi Bidik 740 Ribu UMKM Sumatera Barat, Legalitas dan Modal Jadi Kunci Pengembangan Usaha
Mahyeldi Bidik Kerja Sama Bank Tanah, Peluang Redistribusi Lahan Bukit Gombong Mengemuka
Aksi Bela Palestina di Sumbar Tembus Rp1,67 Miliar, Emas dan Perak Ikut Mengalir
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Sekda Sumbar Ungkap Potensi NCH Pangian, TikTok Jadi Andalan UMKM Tembus Pasar Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Sumbar, Vasko Bergerak Perkuat Mitigasi Kebakaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Regulasi Daerah Makin Berkualitas, Sumbar Raih Terbaik II Anugerah Legislasi 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:56 WIB

Mahyeldi dan Kapolda Sumbar Satukan Langkah, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Safari Jumat di Tanah Kampung, Alfin Bawa Bantuan Rp7,5 Juta untuk Masjid

Berita Terbaru