BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mempercepat upaya peningkatan pendapatan daerah setelah realisasi penerimaan retribusi hingga akhir Juni 2026 baru mencapai sekitar 41 persen. Karena itu, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) kini harus memperkuat kinerja agar target pendapatan hingga akhir tahun dapat terpenuhi.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni memimpin Rapat Evaluasi Penerimaan Retribusi dan Pendapatan Daerah Triwulan II Tahun 2026 di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (3/8). Para kepala OPD yang mengelola sumber pendapatan daerah turut mengikuti rapat tersebut.
Selain meninjau capaian semester pertama, Herwan juga mengajak seluruh OPD menyusun strategi yang lebih efektif. Dengan begitu, setiap perangkat daerah dapat memaksimalkan potensi retribusi sekaligus memperkuat kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Efisiensi Anggaran Jadi Tantangan
Herwan Antoni menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran menuntut pemerintah daerah bekerja lebih optimal dalam meningkatkan pendapatan. Oleh sebab itu, setiap OPD perlu memanfaatkan seluruh potensi retribusi yang masih tersedia.
“Target pendapatan retribusi daerah pada tahun 2026 sebesar Rp248,04 miliar atau sekitar 85 persen. Hingga Juni 2026, realisasi yang telah dicapai sebesar Rp102,65 miliar atau sekitar 41 persen. Karena itu, diperlukan kerja sama dan langkah-langkah konkret dari seluruh OPD agar target tersebut dapat tercapai,” ujar Herwan.
Menurutnya, setiap OPD harus mempercepat inovasi, memperluas sumber penerimaan, serta memperkuat koordinasi agar kinerja pendapatan terus meningkat pada semester kedua tahun ini.
Dinas ESDM Memimpin Capaian Retribusi
Hasil evaluasi menunjukkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat capaian penerimaan retribusi tertinggi hingga Triwulan II 2026.
Dinas ESDM membukukan realisasi sebesar 72,88 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan potensi retribusi yang terarah mampu menghasilkan penerimaan daerah yang lebih optimal.
Sementara itu, OPD lain perlu mempercepat berbagai program peningkatan pendapatan agar selisih capaian tidak semakin besar menjelang penutupan tahun anggaran.
OPD Perlu Perkuat Kolaborasi
Selanjutnya, Herwan meminta seluruh OPD yang memiliki target pendapatan daerah terus menggali potensi penerimaan secara maksimal. Ia juga mendorong setiap instansi memperkuat sinergi, mempercepat pelaksanaan program, dan melakukan evaluasi berkala terhadap capaian masing-masing.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap seluruh perangkat daerah mampu memenuhi target penerimaan retribusi sekaligus memperkuat kemampuan fiskal daerah sepanjang 2026.
FAQ
Mengapa Pemprov Bengkulu menggelar rapat evaluasi ini?
Pemerintah menggelar rapat untuk menilai capaian penerimaan retribusi daerah sekaligus menyusun strategi percepatan pendapatan pada semester kedua 2026.
Berapa target retribusi daerah Bengkulu pada 2026?
Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan penerimaan retribusi daerah sebesar Rp248,04 miliar.
Berapa realisasi penerimaan hingga Juni 2026?
Realisasi penerimaan mencapai Rp102,65 miliar atau sekitar 41 persen dari target tahun 2026.
OPD mana yang mencatat capaian tertinggi?
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memimpin capaian penerimaan retribusi dengan realisasi sebesar 72,88 persen hingga Triwulan II 2026.
Apa langkah yang diminta Sekda kepada OPD?
Sekda meminta setiap OPD mempercepat inovasi, menggali potensi pendapatan, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan kinerja agar target retribusi daerah tercapai pada akhir tahun.(Tim)









