JAKARTA – Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini memusatkan seluruh layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menuntaskan proses transisi yang berlangsung sejak 1 Juli 2026. Melalui langkah tersebut, pengelola bandara ingin menghadirkan layanan yang lebih tertata, cepat, dan nyaman bagi calon jemaah.
Sejak awal penerapan, InJourney Airports menggandeng regulator, maskapai penerbangan, perusahaan ground handling, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi itu menjaga kelancaran operasional sekaligus memastikan setiap tahapan perpindahan berjalan sesuai jadwal.
Kini, seluruh maskapai penerbangan umrah rombongan menggunakan Terminal 2F sebagai pusat keberangkatan. Dengan demikian, calon jemaah memperoleh alur pelayanan yang lebih sederhana. Selain itu, pengelola bandara juga lebih mudah mengoordinasikan seluruh proses pelayanan dalam satu kawasan.
Heru Apresiasi Dukungan Seluruh Pemangku Kepentingan
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan proses perpindahan layanan.
“Alhamdulillah seluruh tahapan perpindahan layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F telah berjalan dengan lancar. Kami mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder yang telah memastikan proses transisi berlangsung tertib dan pelayanan kepada para jemaah tetap berjalan optimal,” ujar Heru dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).
Menurut Heru, sinergi antar instansi menjadi kunci keberhasilan perpindahan layanan. Karena itu, seluruh pihak mampu menjaga kualitas pelayanan selama masa penyesuaian berlangsung.
Aktivitas Penerbangan Tetap Berjalan Lancar
Selama periode implementasi pada 1 hingga 10 Juli 2026, Bandara Soekarno-Hatta melayani 118 penerbangan. Jumlah tersebut terdiri atas 59 penerbangan keberangkatan dan 59 penerbangan kedatangan.
Selanjutnya, bandara mencatat total 40.642 penumpang. Dari angka tersebut, sebanyak 20.335 orang merupakan jemaah umrah atau sekitar 50,03 persen dari seluruh penumpang.
Data itu menunjukkan proses perpindahan berlangsung tanpa menghambat aktivitas penerbangan. Sebaliknya, pengelola bandara tetap menjaga kelancaran operasional dan kualitas pelayanan bagi seluruh pengguna jasa.
Seluruh Maskapai Umrah Beroperasi di Terminal 2F
InJourney Airports menuntaskan tahap ketiga perpindahan layanan pada 10 Juli 2026. Setelah itu, seluruh maskapai yang melayani penerbangan umrah rombongan langsung memusatkan operasional di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.
Maskapai tersebut meliputi Loong Air, Hainan Airlines, Saudi Arabian Airlines, Scoot, Turkish Airlines, Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates, dan Etihad Airways.
Keberadaan seluruh maskapai dalam satu terminal memudahkan calon jemaah menjalani proses keberangkatan. Di sisi lain, petugas bandara juga dapat mempercepat koordinasi pelayanan karena seluruh aktivitas umrah berlangsung di lokasi yang sama.
Regulasi Menjadi Dasar Pelaksanaan
Pengelola bandara menjalankan kebijakan ini berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SEDJPU12 Tahun 2026 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026.
Melalui regulasi tersebut, pemerintah mendorong penyelenggaraan layanan umrah yang lebih terintegrasi. Oleh sebab itu, pengelola bandara memusatkan seluruh layanan dalam satu terminal khusus agar proses keberangkatan berlangsung lebih efektif.
Evaluasi Terus Berjalan demi Tingkatkan Pelayanan
Heru menegaskan InJourney Airports tidak berhenti setelah menyelesaikan proses perpindahan. Sebaliknya, perusahaan akan terus mengevaluasi kualitas pelayanan bersama seluruh pemangku kepentingan.
“Keberhasilan implementasi layanan di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah umrah. Kami akan terus melakukan evaluasi bersama seluruh stakeholder agar layanan yang diberikan semakin baik sehingga setiap jemaah dapat memulai perjalanan ibadahnya dengan aman, nyaman, dan berkesan sejak berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” pungkas Heru.(Tim)









