Wako Alfin Kaget Lihat Kondisi Puskesmas Tanah Kampung, Debu hingga Sandal Pegawai Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyoroti serius kondisi pelayanan di Puskesmas Tanah Kampung saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Senin, 22 Juni 2026. Ia menemukan sejumlah ruangan yang belum memenuhi standar kebersihan serta melihat beberapa persoalan kedisiplinan pegawai.

Sidak tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang nyaman. Alfin bersama pihak kecamatan memeriksa langsung berbagai fasilitas puskesmas untuk melihat kondisi pelayanan secara nyata.

Saat memasuki beberapa ruangan, Alfin menemukan debu, sampah, puntung rokok, serta barang yang tidak tertata dengan rapi. Temuan itu membuatnya kecewa karena puskesmas memiliki peran penting sebagai tempat pertama masyarakat mencari pertolongan kesehatan.

Alfin Soroti Kebersihan Fasilitas Kesehatan

Dalam pemeriksaan itu, Wako Alfin melihat beberapa ruangan yang membutuhkan perhatian lebih. Ia menilai kondisi tersebut tidak sesuai dengan fungsi puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Menurutnya, kebersihan menjadi faktor utama yang harus dijaga setiap hari. Lingkungan puskesmas yang bersih dapat memberikan rasa aman bagi pasien dan keluarga yang datang.

“Ini Puskesmas yang saya lihat pertama kali kayak gini, gimana masyarakat mau sehat kalau puskesmasnya seperti ini,” ujar Wako Alfin sambil menyampaikan kekecewaannya.

Selain ruangan yang berdebu, Alfin juga menemukan beberapa area dengan sampah dan puntung rokok. Ia turut melihat gudang yang belum tertata sehingga membuat ruangan tampak kurang nyaman.

“Sampah dan puntung rokok disini serta gudang yang tidak tertata dalam ruangan,” sebut Wako Alfin.

Baca Juga :  Al Haris dan Alfin Tebar Benih Ikan di Sungai Batang Merao

Ruang Bersalin dan Bayi Ikut Mendapat Perhatian

Setelah mengecek area umum, Wako Alfin melanjutkan pemeriksaan ke ruang perawatan, ruang bersalin, dan tempat perawatan bayi.

Di lokasi tersebut, ia kembali menemukan debu yang menempel pada beberapa bagian ruangan. Kondisi itu langsung mendapat perhatian karena ruangan tersebut membutuhkan kebersihan ekstra.

Alfin mempertanyakan kesiapan fasilitas tersebut jika masyarakat membutuhkan layanan persalinan atau perawatan bayi.

“Siapa yang mau lahiran disini tempat kotor berdebu dan bayi siapa yang mau diletakkan disini kotor seperti ini,” kata Wako Alfin.

Karena itu, ia meminta pihak puskesmas segera memperbaiki kondisi ruangan dan menjaga kebersihan secara rutin.

Barang Tidak Terpakai Diminta Segera Ditata

Selain kebersihan, Wako Alfin juga mengecek keberadaan alat kesehatan serta barang yang tersimpan di dalam ruangan.

Ia meminta pegawai memilah barang yang masih berguna dan barang yang sudah tidak terpakai. Menurutnya, barang lama yang tidak memiliki fungsi hanya membuat ruangan semakin sempit.

“Barang tidak terpakai ngapain ditahan disitu,” ucapnya lagi.

Ia mengarahkan pengelola puskesmas untuk melaporkan barang tersebut kepada bagian aset Pemerintah Kota Sungai Penuh agar proses penataan berjalan sesuai aturan.

Disiplin Pegawai Menjadi Evaluasi

Di sisi lain, Alfin juga memberikan teguran terkait penampilan pegawai saat bertugas. Ia menemukan sejumlah staf memakai sandal ketika menjalankan pekerjaan.

Menurutnya, petugas kesehatan harus menunjukkan sikap profesional karena mereka berhadapan langsung dengan masyarakat.

“ada beberapa hal saya soroti tadi karena Puskesmas tidak bersih serta pegawai yang memakai sandal, saya tadi sudah menegur semua staff yang ada, kami berkomitmen dalam membenahi sistem kesehatan yang lebih responsif dan manusiawi agar masyarakat bisa aman nyaman datang ke puskesmas,” harapnya.

Baca Juga :  ASN Serbu Bank Jambi Sungai Penuh

Puskesmas Harus Tingkatkan Pelayanan

Pada kesempatan itu, Wako Alfin mengingatkan seluruh jajaran puskesmas agar menjaga kualitas layanan. Ia menyebut puskesmas sebagai garda terdepan yang membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

Karena itu, ia meminta seluruh pegawai menjaga kebersihan ruangan, meningkatkan kedisiplinan, serta memberikan pelayanan cepat dan ramah.

Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus melakukan evaluasi agar fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

FAQ

1. Apa tujuan Wako Alfin melakukan sidak ke Puskesmas Tanah Kampung?

Sidak bertujuan memastikan pelayanan kesehatan berjalan baik dan fasilitas puskesmas memenuhi standar kenyamanan masyarakat.

2. Apa temuan utama dalam sidak tersebut?

Wako Alfin menemukan ruangan berdebu, sampah, puntung rokok, gudang tidak tertata, serta pegawai memakai sandal saat bekerja.

3. Mengapa kebersihan puskesmas menjadi perhatian?

Karena puskesmas menjadi tempat masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan sehingga harus memberikan lingkungan yang bersih dan nyaman.

4. Apa langkah yang diminta Wako Alfin setelah sidak?

Ia meminta pihak puskesmas segera membenahi kebersihan, menata barang, dan meningkatkan kedisiplinan pegawai.

5. Apa pesan Wako Alfin untuk pegawai puskesmas?

Ia meminta seluruh pegawai menjaga profesionalitas dan memberikan pelayanan yang cepat, ramah, serta berkualitas.(Tim)

Berita Terkait

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Kabar Gembira, Pemdes Srimenanti Sungai Penuh Gulirkan Beasiswa Siswa SD, Orang Tua Segera Siapkan Berkas Sebelum 3 Juli
Gaji ke-13, TPP hingga Dana Desa Masih Dinanti, Apa yang Terjadi di Sungai Penuh?
Sungai Penuh Catat Sejarah Baru, Empat Warisan Alam Masuk Kawasan Cagar Alam Geologi Nasional
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00 WIB

Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:34 WIB

Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah

Berita Terbaru