ASN Serbu Bank Jambi Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Sungai Penuh – Isu dugaan hilangnya dana nasabah di rekening Bank Jambi memicu keresahan di tengah masyarakat. Akibatnya, nasabah di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh ikut merasa khawatir.

ASN Datang Sejak Pagi

Pantauan di Kantor Cabang Bank Jambi Sungai Penuh pada Senin (23/02/2026) menunjukkan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) berseragam dinas mendatangi kantor tersebut. Mereka datang sejak pagi secara bergantian.

Mereka ingin memastikan saldo tabungan tetap aman. Selain itu, mereka tidak ingin membiarkan kabar simpang siur memicu kepanikan.

“Kami datang untuk memastikan saja. Jangan sampai informasi yang belum jelas membuat kepanikan,” ujar seorang ASN yang meminta manajemen tidak menuliskan namanya.

Cabang Belum Sampaikan Penjelasan

Sementara itu, hingga sore hari, manajemen Bank Jambi Cabang Sungai Penuh belum menyampaikan keterangan resmi. Pihak cabang juga belum menjelaskan lonjakan kunjungan nasabah hari ini.

Baca Juga :  Mobil Terjun ke Jurang di Bukit Tengah Kerinci

Namun sebelumnya, jajaran manajemen pusat Bank Jambi sudah menyampaikan klarifikasi terkait isu tersebut.

Direksi Tegaskan Komitmen

Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menegaskan komitmen perusahaan dalam melindungi dana nasabah. Ia memastikan manajemen akan mengganti kerugian jika audit menemukan pengurangan saldo akibat gangguan sistem.

“Saat ini kami melakukan penelusuran menyeluruh. Jika terdapat dana nasabah yang berkurang karena gangguan sistem, Bank Jambi siap mengganti penuh kerugian tersebut,” tegas Khairul.

Khairul menyampaikan pernyataan itu bersama Komisaris Utama Emilia serta jajaran direksi dan komisaris lainnya. Mereka menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan ini.

Baca Juga :  PNS dan PPPK Diseragamkan

Manajemen Nonaktifkan Mobile Banking

Di sisi lain, Khairul juga menjelaskan alasan nasabah belum bisa mengakses layanan mobile banking. Manajemen menonaktifkan sementara sistem digital untuk mengamankan data dan mempercepat proses investigasi.

Ia menegaskan, langkah itu tidak berkaitan dengan peretasan atau kebobolan sistem. Manajemen mengambil keputusan tersebut demi kelancaran penelusuran internal.

“Kami menghentikan sementara layanan digital untuk kepentingan investigasi. Karena itu, nasabah belum bisa mengakses aplikasi mobile Bank Jambi,” jelasnya.

Oleh sebab itu, sebagian nasabah memilih datang langsung ke kantor cabang. Meski demikian, manajemen tetap mengimbau masyarakat agar tenang dan menunggu hasil investigasi.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Dewan Soroti Pelayanan BPN Sungai Penuh, Fajran: Masih Buruk
Azhar Hamzah Kawal Kepentingan Sungai Penuh di RUPS-LB Bank Jambi, Soroti Arah Ekonomi Daerah
Nasib PPPK Disorot DPR RI, Sungai Penuh Dorong Kepastian Skema ASN Baru
Harga Emas Perhiasan 8 Juni 2026 Stabil di Semua Kadar, Cek Daftarnya Hari Ini
Listrik Padam Besok, Air Bersih di Sungai Penuh Ikut Terhenti
Siapkan Tandon Malam Ini, Besok Air PDAM Sungai Penuh Berhenti Mengalir Selama 4 Jam
Sungai Penuh Buka Beasiswa SD–SMP 2026: Jadwal, Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya
Pemkot Sungai Penuh Gandeng BNI, Akselerasi Smart City dan Transformasi Layanan Digital
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Dewan Soroti Pelayanan BPN Sungai Penuh, Fajran: Masih Buruk

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:07 WIB

Azhar Hamzah Kawal Kepentingan Sungai Penuh di RUPS-LB Bank Jambi, Soroti Arah Ekonomi Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 14:31 WIB

Nasib PPPK Disorot DPR RI, Sungai Penuh Dorong Kepastian Skema ASN Baru

Senin, 8 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Perhiasan 8 Juni 2026 Stabil di Semua Kadar, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:17 WIB

Listrik Padam Besok, Air Bersih di Sungai Penuh Ikut Terhenti

Berita Terbaru

Oplus_0

Merangin

Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik

Rabu, 10 Jun 2026 - 08:27 WIB