JAKARTA – Upaya Indonesia memperkuat posisi sebagai pusat pendidikan Islam dunia terus bergerak maju. Kementerian Agama (Kemenag) kini menyiapkan program beasiswa berskala besar yang menyasar mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Program yang dikemas melalui skema INSIGHT Scholarship tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan jumlah mahasiswa asing yang memilih Indonesia sebagai tujuan studi. Melalui program ini, Kemenag menargetkan hingga 100 ribu mahasiswa internasional dapat mengakses pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperluas pengaruh akademik Indonesia di tingkat global. Selain menawarkan pendidikan berkualitas, pemerintah juga ingin memperkenalkan model studi Islam Indonesia yang dikenal moderat, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
INSIGHT Scholarship Tawarkan Beasiswa Penuh dan Parsial
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, Sahiron, menjelaskan bahwa INSIGHT Scholarship dirancang untuk menarik minat mahasiswa dari berbagai negara agar melanjutkan pendidikan di PTKIN.
Menurutnya, program ini tidak hanya menyediakan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan akademik pendukung.
“Selain beasiswa, tersedia pula berbagai program short course dan bentuk dukungan akademik lainnya. Skema pembiayaannya beragam, mulai dari beasiswa penuh (full scholarship) hingga beasiswa parsial (partly scholarship),” ujarnya.
Melalui pendekatan tersebut, Kemenag berharap calon mahasiswa internasional memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan dan latar belakang masing-masing.
Pendanaan Melibatkan Kemenag dan PTKIN
Untuk memastikan keberlanjutan program, Kemenag menggandeng PTKIN dalam penyediaan sumber pendanaan. Dana beasiswa akan berasal dari anggaran Kementerian Agama serta pendapatan institusi yang dikelola PTKIN berstatus Badan Layanan Umum (BLU).
Kolaborasi ini memungkinkan kampus-kampus Islam negeri berpartisipasi aktif dalam upaya internasionalisasi pendidikan tinggi Indonesia.
Selanjutnya, Kemenag akan memperkenalkan skema INSIGHT Scholarship kepada kalangan diplomatik pada 30 Juni 2026. Sosialisasi tersebut diharapkan mampu membuka akses informasi yang lebih luas bagi calon mahasiswa dari berbagai negara.
Dukung Target Nasional Tahun 2029
Program ini juga sejalan dengan target pemerintah dalam meningkatkan jumlah mahasiswa asing yang belajar di Indonesia.
Sahiron menegaskan bahwa pemerintah menaruh perhatian besar terhadap sektor pendidikan internasional sebagai salah satu instrumen diplomasi dan penguatan daya saing bangsa.
“Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa internasional yang belajar di Indonesia. Bahkan Presiden menantang agar pada tahun 2029 Indonesia mampu menarik sedikitnya 100 ribu mahasiswa asing untuk belajar di berbagai perguruan tinggi Indonesia, baik di universitas umum maupun perguruan tinggi keagamaan,” jelasnya.
Target tersebut dinilai realistis apabila didukung peningkatan kualitas kampus, penguatan promosi pendidikan, serta penyediaan beasiswa yang kompetitif.
PTKIN Makin Dikenal di Kancah Global
Sementara itu, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Ani Nigeriawati, menilai INSIGHT Scholarship dapat menjadi instrumen penting untuk memperkenalkan keunggulan pendidikan Islam Indonesia kepada masyarakat internasional.
Menurut Ani, perkembangan kajian Islam di Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan. Sejumlah PTKIN bahkan berhasil memperoleh pengakuan dalam pemeringkatan internasional.
Dalam QS World University Rankings by Subject 2026 untuk bidang Theology, Divinity and Religious Studies, tiga PTKIN berhasil masuk daftar kampus terbaik dunia. Ketiga perguruan tinggi tersebut yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Prestasi tersebut memperkuat daya tarik Indonesia sebagai destinasi pendidikan tinggi keagamaan bagi mahasiswa dari berbagai negara.
“Tidak tertutup kemungkinan mahasiswa dari Eropa, Amerika, Singapura, dan negara-negara lain tertarik mempelajari studi Islam di Indonesia. Dengan perkembangan kajian Islam yang semakin maju, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat studi Islam dunia,” kata Ani.
Peluang Besar bagi Diplomasi Pendidikan Indonesia
Keberadaan mahasiswa internasional tidak hanya memberikan dampak akademik, tetapi juga memperluas jaringan kerja sama antarnegara. Selain itu, interaksi lintas budaya di lingkungan kampus dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa lokal maupun internasional.
Karena itu, INSIGHT Scholarship diharapkan menjadi salah satu program unggulan yang mampu memperkuat reputasi Indonesia sebagai tujuan pendidikan tinggi berkualitas di kawasan Asia dan dunia.
FAQ
Apa itu INSIGHT Scholarship?
INSIGHT Scholarship merupakan program beasiswa internasional yang disiapkan Kementerian Agama untuk mahasiswa asing yang ingin menempuh pendidikan di PTKIN di Indonesia.
Berapa target mahasiswa yang akan dijangkau?
Pemerintah menargetkan hingga 100 ribu mahasiswa internasional belajar di Indonesia pada 2029, termasuk di PTKIN.
Apa saja bentuk bantuan yang diberikan?
Program ini menyediakan beasiswa penuh, beasiswa parsial, program short course, dan berbagai dukungan akademik lainnya.
Dari mana sumber pendanaannya?
Pendanaan berasal dari Kementerian Agama dan kontribusi PTKIN yang berstatus Badan Layanan Umum (BLU).
Mengapa PTKIN menarik bagi mahasiswa internasional?
Sejumlah PTKIN telah meraih pengakuan internasional dan menawarkan kajian Islam yang moderat, inklusif, serta relevan dengan perkembangan global.(Tim)









