DHARMASRAYA – Tidak banyak perempuan yang mampu menembus kerasnya panggung politik di Ranah Minang. Namun, Annisa Suci Ramadhani Situmeang berhasil mematahkan anggapan tersebut setelah mencetak sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin kabupaten di Sumatera Barat (Sumbar).
Perempuan kelahiran Padang, 19 April 1990 itu membawa warna baru dalam dunia politik Ranah Minang. Usianya yang relatif muda, pengalaman internasional, serta latar belakang hukum membuat banyak kalangan menaruh harapan besar pada kepemimpinannya.
Annisa tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia pemerintahan dan pendidikan. Ayahnya, Marlon Martua Situmeang, pernah memimpin Dharmasraya sebagai bupati pertama pada periode 2005–2010.
Sementara itu, ibunya, Rafnelly Rafki, aktif di dunia akademik dan menjabat sebagai Wakil Rektor II Universitas Perintis Indonesia. Keluarga besar Annisa juga memiliki rekam jejak panjang di bidang pelayanan publik.
Sejak kecil, Annisa menempuh pendidikan di Pekanbaru sebelum melanjutkan sekolah ke Jakarta. Ia berhasil masuk SMA Negeri 8 Jakarta dan lulus pada 2008.
Setelah itu, Annisa memilih menempuh pendidikan hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Selama kuliah, ia aktif mengikuti organisasi mahasiswa dan kegiatan kepemimpinan kampus.
Annisa kemudian memperluas pengalaman akademiknya ke tingkat internasional. Pada 2022, ia meraih gelar Master of Laws (LL.M.) dari Columbia Law School di Amerika Serikat.
Karier profesional Annisa berkembang di sektor hukum korporasi. Ia memulai karier di Lembaga Bantuan Hukum Riau pada 2013 sebelum bergabung dengan firma hukum Hadiputranto, Hadinoto & Partners (HHP).
Kariernya terus menanjak ketika ia bergabung dengan Melli Darsa & Co., bagian dari jaringan PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia. Di perusahaan tersebut, Annisa memegang posisi Managing Associate hingga 2021.
Selain berkarier di bidang hukum, Annisa juga mengumpulkan pengalaman politik dan pemerintahan. Ia pernah mendampingi pimpinan DPR RI sebagai staf khusus dan ikut menangani berbagai isu ekonomi nasional di Komisi XI DPR RI.
Nama Annisa semakin dikenal publik saat Pilkada Dharmasraya 2024 berlangsung. Bersama Leli Arni, ia mendapat dukungan dari koalisi besar yang terdiri dari Gerindra, Golkar, PDI Perjuangan, PKB, Demokrat, PPP, PKS, PAN, dan Hanura.
Dominasi dukungan partai membuat pasangan Annisa-Leli maju sebagai calon tunggal melawan kotak kosong. Masyarakat Dharmasraya kemudian memberikan dukungan kuat kepada pasangan tersebut.
Dalam penghitungan suara, Annisa-Leli meraih 65.922 suara atau sekitar 69,53 persen suara sah.
Pada 20 Februari 2025, Annisa Suci Ramadhani Situmeang menjalani pelantikan bersama ratusan kepala daerah lain di Istana Merdeka. Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut.
Kini, masyarakat Dharmasraya menanti gebrakan dan program kerja dari bupati perempuan pertama di Sumatera Barat itu. Banyak warga berharap Annisa mampu menghadirkan pembangunan yang merata, pelayanan publik yang lebih baik, serta ruang yang lebih luas bagi perempuan dalam kepemimpinan daerah.
Penulis : Andini
Editor : Ichwan Diaspora









