Warga Serbu Pasar Murah Pulau Punjung, Harga Sembako Lebih Murah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

DHARMASRAYA – Lonjakan warga mewarnai pelaksanaan pasar murah Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di halaman Masjid Babussalam, Nagari IV Koto Pulau Punjung, Jumat (22/05/2026). Sejak pagi, masyarakat sudah memenuhi lokasi untuk berburu kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah di tengah kondisi harga pasar yang masih fluktuatif.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang transaksi bahan pokok murah, tetapi juga memperlihatkan respons cepat pemerintah daerah dalam meredam tekanan inflasi. Antusias warga yang datang dari berbagai titik di Pulau Punjung menunjukkan tingginya kebutuhan intervensi harga di tingkat lapangan.

Warga Berebut Kebutuhan Pokok Sejak Pagi

Ratusan masyarakat langsung mengantre begitu stan penjualan dibuka. Mereka memburu beras, minyak goreng, gula pasir, hingga telur ayam yang pemerintah sediakan dengan harga di bawah pasaran.

Pemkab menetapkan sejumlah harga terjangkau, di antaranya beras SPHP 5 kilogram Rp60.000, minyak goreng Minyak Kita 1 liter Rp12.000, gula pasir 1 kilogram Rp15.000, dan telur ayam 1 tray Rp45.000. Selisih harga ini langsung menekan beban belanja rumah tangga warga yang hadir.

Sekda Medison Turun Langsung, Pastikan Program Tepat Sasaran

Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison, datang langsung ke lokasi untuk memantau jalannya kegiatan sekaligus berdialog dengan masyarakat. Ia mengecek distribusi barang dan memastikan tidak ada hambatan selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga :  Daftar 10 Orang Terkaya RI Mei 2026: Prajogo Pangestu Masih Puncaki Forbes

Didampingi Kepala Dinas Kumperdag Alfiandri dan Camat Pulau Punjung Erick Harja, Medison menegaskan bahwa pemerintah daerah harus bergerak cepat menghadapi tekanan inflasi yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Pelaksanaan pasar murah ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri agar pemerintah daerah aktif melakukan pengendalian inflasi melalui intervensi pasar. Arahan tersebut kemudian diperkuat dengan instruksi langsung dari Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani agar OPD terkait bergerak cepat membantu masyarakat dan menjaga daya beli masyarakat tetap stabil,” ujar Medison.

Kolaborasi Lembaga Dorong Stabilitas Harga

Pemkab Dharmasraya menggandeng berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan pasokan. Bank Indonesia, Perum Bulog, dan Bank Nagari ikut memperkuat distribusi barang agar masyarakat bisa memperoleh bahan pokok dengan harga stabil.

Sinergi ini membuat pelaksanaan pasar murah berjalan lebih terarah dan mampu menjangkau lebih banyak warga di tingkat nagari.

Program Perluasan Pasar Murah di Berbagai Kecamatan

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, sebelumnya mendorong perangkat daerah untuk memperluas jangkauan pasar murah ke wilayah lain. Pemerintah daerah juga sudah menjalankan program serupa di Koto Baru dan menyiapkan pelaksanaan lanjutan di Sungai Rumbai pada awal Juni 2026.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Investor Global Masih Serbu Aset Aman

Langkah ini menunjukkan pola intervensi harga tidak berhenti pada satu lokasi, melainkan menyasar wilayah dengan kebutuhan tinggi.

Warga Rasakan Dampak Langsung

Masyarakat menilai program ini benar-benar membantu karena harga kebutuhan pokok di pasar masih bergerak naik-turun. Banyak warga mengaku bisa menghemat pengeluaran harian setelah membeli kebutuhan di pasar murah tersebut.

Selain itu, warga juga berharap pemerintah menjadikan program ini sebagai agenda rutin agar tekanan biaya hidup tetap terkendali di berbagai wilayah Dharmasraya.

FAQ

1. Apa tujuan utama pasar murah ini?

Pemerintah daerah menjalankan program ini untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat melalui harga bahan pokok yang lebih murah.

2. Komoditas apa saja yang tersedia?

Warga bisa membeli beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam dengan harga di bawah pasar.

3. Siapa saja pihak yang terlibat?

Pemkab Dharmasraya bekerja sama dengan Bank Indonesia, Perum Bulog, dan Bank Nagari serta perangkat daerah terkait.

4. Apakah program ini akan berlanjut?

Ya, pemerintah daerah sudah menyiapkan pelaksanaan di kecamatan lain, termasuk Sungai Rumbai.

5. Apa dampak langsung bagi masyarakat?

Warga mendapatkan harga kebutuhan pokok lebih murah sehingga pengeluaran rumah tangga menjadi lebih ringan.

Penulis : Andini

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

PLN Ubah Cara Dapat Insentif, Naik MRT dan TransJakarta Listrik Kini Bisa Dapat Voucher
Harga Emas Antam 22 Mei 2026 Stabil di Rp2,8 Juta per Gram, Tren Pasar Cenderung Tenang
Email Tengah Malam Guncang Kantor Meta, Ribuan Karyawan Kena Perombakan Besar di Era AI
AI Ubah Struktur Bank Global: Standard Chartered Pangkas 7.000 Karyawan, Era Baru Perbankan Dimulai
Job Fair Jambi 2026 Diserbu, Maulana Tekankan Akses Lowongan Berkelanjutan
Pengawasan Tambang Galian C di Bengkulu Diperketat, Jalan Rusak dan PAD Jadi Sorotan
Harga Emas Antam di Pegadaian Turun 21 Mei 2026, Ini Rincian Lengkapnya
Mogok 48 Ribu Buruh Samsung Ancam Pasokan Chip Global, Industri AI Ikut Terdampak
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00 WIB

Warga Serbu Pasar Murah Pulau Punjung, Harga Sembako Lebih Murah

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00 WIB

PLN Ubah Cara Dapat Insentif, Naik MRT dan TransJakarta Listrik Kini Bisa Dapat Voucher

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:01 WIB

Harga Emas Antam 22 Mei 2026 Stabil di Rp2,8 Juta per Gram, Tren Pasar Cenderung Tenang

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB

Email Tengah Malam Guncang Kantor Meta, Ribuan Karyawan Kena Perombakan Besar di Era AI

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

AI Ubah Struktur Bank Global: Standard Chartered Pangkas 7.000 Karyawan, Era Baru Perbankan Dimulai

Berita Terbaru

Oplus_0

Dharmasraya

Warga Serbu Pasar Murah Pulau Punjung, Harga Sembako Lebih Murah

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00 WIB