Wali Kota Alfin Gandeng DPD RI dan OJK, Dorong UMKM Sungai Penuh Naik Kelas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Wali Kota Alfin Bahas Penguatan UMKM Bersama DPD RI dan OJK, Dorong Akses Pembiayaan Lebih Luas

Sinergi Pemda, DPD RI, dan OJK Fokus Dorong UMKM Naik Kelas

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH menerima kunjungan Anggota DPD RI bersama Kepala OJK Provinsi Jambi di ruang kerjanya, Selasa (5/5). Pertemuan itu membahas strategi penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Alfin menegaskan pemerintah kota mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan bersaing di pasar yang lebih luas. Ia menilai kolaborasi dengan DPD RI dan OJK membuka peluang besar untuk mempercepat transformasi ekonomi berbasis usaha rakyat.

Fokus Bahasan: Literasi Keuangan dan Akses Permodalan

Dalam diskusi tersebut, para pihak membahas dua isu utama, yakni peningkatan literasi keuangan dan perluasan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Alfin menyoroti masih banyak pelaku usaha kecil yang belum memahami pengelolaan keuangan secara modern.

Ia meminta dukungan OJK untuk memperluas edukasi keuangan langsung ke lapangan. Menurutnya, pelatihan yang tepat akan membantu pelaku UMKM mengelola usaha dengan lebih profesional, mulai dari pencatatan keuangan hingga akses kredit perbankan.

Baca Juga :  Komisi II DPR RI Awasi BUMD Jambi

Perwakilan OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya menyampaikan kesiapan lembaganya untuk memperkuat program literasi keuangan di daerah. Ia menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar UMKM tidak hanya mendapatkan akses modal, tetapi juga mampu mengelolanya secara sehat.

Dorongan Penguatan Ekosistem Pembiayaan UMKM

Selain literasi, pertemuan juga membahas penguatan ekosistem pembiayaan. Pemerintah daerah bersama OJK dan lembaga keuangan seperti Bank Jambi serta PNM Mekar membahas skema pembiayaan yang lebih inklusif.

Direktur Bank Jambi Cabang Sungai Penuh Dessi Ervina menyampaikan komitmen pihaknya untuk memperluas jangkauan kredit produktif bagi pelaku usaha kecil. Ia menilai UMKM di Sungai Penuh memiliki potensi besar, terutama di sektor perdagangan dan kuliner.

Sementara itu, Kepala PNM Mekar Kota Sungai Penuh Arief Mulyadi menyoroti pentingnya pembiayaan ultra mikro yang menyentuh pelaku usaha paling kecil. Ia menyebut pendampingan lapangan menjadi kunci agar usaha tetap bertahan dan berkembang.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Lanjutkan Safari Ramadhan di Semerap

Pemkot Dorong Sinergi Tim Percepatan Pembangunan Daerah

Alfin juga menekankan pentingnya sinergi Tim Percepatan Pembangunan Daerah dalam mengakselerasi program ekonomi berbasis UMKM. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan bergerak lebih cepat dan terarah dalam menyusun program penguatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak bisa berjalan sendiri. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan regulator menjadi kunci agar UMKM Sungai Penuh mampu naik kelas.

Harapan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Di akhir pertemuan, Alfin berharap kerja sama ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi berlanjut dalam bentuk program nyata. Ia ingin UMKM Sungai Penuh memiliki akses lebih luas terhadap pembiayaan, pelatihan, dan pasar.

“Kami ingin UMKM tumbuh lebih kuat dan memberi dampak langsung bagi ekonomi masyarakat,” ujar Alfin.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menargetkan penguatan sektor UMKM menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah dalam beberapa tahun ke depan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

BRILink Agen Buka Peluang Tambahan Penghasilan UMKM di Desa
IHSG Tembus 7.057, Bursa Menguat 1,22%
Warga Kaget Sejumlah SPBU di Daerah Ini Tak Lagi Jual Pertalite, Pertamina Ungkap Alasannya
Runtuhnya Salim Group 1998: Dari Tahta Bisnis ke Krisis Terbesar Konglomerat Indonesia
Ekspor Indonesia Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Global, Nikel dan CPO Jadi Penopang Utama
Rupiah Tertekan ke Rp17.370 per Dolar AS, Ini Penyebab Utama
Danantara Masuk Aplikator Ojol, ISEAI Sebut Sinyal Kuat Merger Gojek-Grab
Wawako Azhar dan Danrem Tinjau Koperasi Merah Putih di Sungai Penuh, Target Dikebut
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:31 WIB

Wali Kota Alfin Gandeng DPD RI dan OJK, Dorong UMKM Sungai Penuh Naik Kelas

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB

BRILink Agen Buka Peluang Tambahan Penghasilan UMKM di Desa

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:34 WIB

Warga Kaget Sejumlah SPBU di Daerah Ini Tak Lagi Jual Pertalite, Pertamina Ungkap Alasannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:00 WIB

Runtuhnya Salim Group 1998: Dari Tahta Bisnis ke Krisis Terbesar Konglomerat Indonesia

Senin, 4 Mei 2026 - 21:00 WIB

Ekspor Indonesia Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Global, Nikel dan CPO Jadi Penopang Utama

Berita Terbaru

Oplus_0

Ekonomi

BRILink Agen Buka Peluang Tambahan Penghasilan UMKM di Desa

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB