OJK Siapkan Pintar Reksadana, Dorong Anak Muda Investasi Disiplin Lewat Autodebet

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pelaku industri pasar modal menyiapkan peluncuran program nasional “Pintar Reksadana” pada 27 April 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Program ini OJK hadirkan untuk menjawab lonjakan investor muda sekaligus memperbaiki kebiasaan investasi masyarakat.

Manajer Senior Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional OJK, Adynitra Ananta, mengatakan OJK mendorong pola investasi terencana melalui metode dollar-cost averaging (DCA). Sistem ini memungkinkan investor melakukan pembelian reksadana secara rutin dengan setoran otomatis (autodebet).

OJK menilai skema ini membantu investor mengurangi risiko salah timing dalam berinvestasi. “Strategi DCA mendorong investasi disiplin melalui setoran bulanan otomatis,” kata Adynitra, Selasa (14/4/2026).

Data OJK menunjukkan jumlah investor pasar modal sudah mencapai 21 juta orang hingga awal 2026. Namun, angka itu baru setara sekitar 10 persen dari populasi usia produktif di Indonesia. Mayoritas investor juga berasal dari kelompok usia di bawah 30 tahun.

Baca Juga :  BSI Perkuat Layanan Digital dan Solusi Keuangan Syariah untuk Semua Segmen

OJK kemudian menyiapkan segmen khusus “Pintar Reksadana Si Muda Investasiku” untuk usia 18–20 tahun. Program ini menawarkan fitur bebas biaya transaksi melalui bank mitra agar generasi muda lebih mudah mulai berinvestasi.

Associate Director Sales Marketing PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur), Endang Cahyani, menilai hambatan utama investasi bukan hanya modal, tetapi juga literasi dan ketakutan terhadap risiko. Ia menyebut banyak masyarakat masih menganggap investasi membutuhkan dana besar.

“Padahal reksadana bisa dimulai dari Rp10.000,” ujarnya.

Baca Juga :  IHSG Melesat

Sementara itu, Team Leader PT Panin Asset Management, Clara Vlorentina, menyoroti kebiasaan konsumtif anak muda yang sering membuat pengeluaran tidak terkontrol. Ia menyebut fenomena “dompet bocor” masih marak di kalangan milenial dan Gen Z.

Clara menegaskan fitur autodebet dapat membantu membangun disiplin investasi. Dana akan otomatis terpotong dari rekening sesuai jadwal tanpa perlu memantau pasar setiap waktu.

OJK menyebut program ini akan melibatkan tujuh bank Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan tujuh manajer investasi terpilih. Seluruh produk dalam program akan melalui kurasi ketat dan memenuhi aspek legalitas serta transparansi.

Penutup:

Investor juga bisa memantau kinerja reksadana melalui fund factsheet bulanan dan kanal pengaduan resmi yang OJK sediakan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

KAI Beri Diskon 30 Persen Tiket Kereta Ekonomi, Ini Jadwalnya
ERB 2026 ke Mentawai Jadi Sorotan, Distribusi Rupiah Ungkap Tantangan Nyata Akses Keuangan Wilayah Kepulauan
Bupati Merangin Tegas, PKS Wajib Ikuti Harga TBS Disbun Jambi, Tak Boleh Turunkan Sepihak
Terbongkar! Modus Pecah Banyak PT dan CV Bikin Aturan Pajak UMKM Berubah Total
Harga Sawit Riau Anjlok, Petani Kehilangan Rp437 per Kg
Danantara Pecah Pakem, Aturan Baru Beri Jalan Bentuk Banyak Holding BUMN Sekaligus
Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai
Danantara Siapkan Perombakan Besar Asuransi BUMN, 15 Perusahaan Mengarah ke Tiga Entitas Raksasa
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:00 WIB

KAI Beri Diskon 30 Persen Tiket Kereta Ekonomi, Ini Jadwalnya

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:00 WIB

ERB 2026 ke Mentawai Jadi Sorotan, Distribusi Rupiah Ungkap Tantangan Nyata Akses Keuangan Wilayah Kepulauan

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:00 WIB

Bupati Merangin Tegas, PKS Wajib Ikuti Harga TBS Disbun Jambi, Tak Boleh Turunkan Sepihak

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:00 WIB

Terbongkar! Modus Pecah Banyak PT dan CV Bikin Aturan Pajak UMKM Berubah Total

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:00 WIB

Harga Sawit Riau Anjlok, Petani Kehilangan Rp437 per Kg

Berita Terbaru