RI Berebut Minyak AS, Harga Bisa Melonjak 30% di Atas WTI

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pakar minyak dan gas (migas) memperkirakan Indonesia harus membayar minyak mentah dari Amerika Serikat (AS) dengan harga lebih mahal. Kenaikan itu diprediksi mencapai 20–30% di atas harga acuan West Texas Intermediate (WTI).

Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas), Moshe Rizal, mengatakan Indonesia kini bersaing ketat dengan negara-negara Asia untuk mendapatkan pasokan minyak dari AS. Persaingan meningkat karena pasokan dari Timur Tengah terganggu akibat penutupan Selat Hormuz.

Baca Juga :  DJP Kejar Pajak Digital 2026: TikTok Shop, Kripto hingga Barang Mewah Dibidik

Moshe menjelaskan lonjakan permintaan terjadi di tengah keterbatasan pasokan global. Kondisi ini membuat negara pembeli beralih ke minyak mentah asal AS.

Di sisi lain, AS juga menghadapi kendala logistik ekspor. Hambatan ini memperketat suplai dan mendorong harga semakin tinggi.

Menurut Moshe, kombinasi dua faktor tersebut membuat AS berpeluang menetapkan harga jual lebih tinggi dari indeks pasar. Ia menilai harga bisa melampaui acuan WTI hingga 20–30%.

Baca Juga :  Wagub Mian Lantik Dirut PT Bimex, Pemprov Bengkulu Genjot PAD Lewat BUMD

“Secara hukum ekonomi, ketika permintaan naik, harga pasti ikut naik. Dengan permintaan tinggi, mereka bisa menetapkan harga di atas indeks WTI,” ujar Moshe, Senin (13/4/2026).

Kondisi ini berpotensi menambah beban impor energi Indonesia, terutama saat kebutuhan minyak dalam negeri masih tinggi.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Harga Sawit Turun di Merangin, Pengepul Keluhkan Keuntungan Menyusut
Pemprov Bengkulu Gandeng TNI, Dorong Ekonomi Daerah Lewat Gotong Royong dan Karya Bhakti
Prajogo Pangestu Rebut Tahta Terkaya RI Juni 2026, Ini Daftar 10 Konglomerat dengan Harta Ratusan Triliun
PMI Manufaktur RI Diperkirakan Masih Tertekan, Ekonom Soroti Dua Tekanan Utama
Harga TBS Provinsi Melebar, Sumbar Teratas, Jambi Papan Tengah, Banten Terendah
Transformasi Telkom Berbuah, Pendapatan Tembus Rp37,2 Triliun
Harga Telur Tak Kunjung Naik, BGN Ultimatum SPPG Belanja Langsung ke Peternak
Tarif Listrik Juni 2026 Tetap, Ini Rincian Biaya per kWh Terbaru
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:00 WIB

Harga Sawit Turun di Merangin, Pengepul Keluhkan Keuntungan Menyusut

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:00 WIB

Pemprov Bengkulu Gandeng TNI, Dorong Ekonomi Daerah Lewat Gotong Royong dan Karya Bhakti

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Prajogo Pangestu Rebut Tahta Terkaya RI Juni 2026, Ini Daftar 10 Konglomerat dengan Harta Ratusan Triliun

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:00 WIB

PMI Manufaktur RI Diperkirakan Masih Tertekan, Ekonom Soroti Dua Tekanan Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:00 WIB

Harga TBS Provinsi Melebar, Sumbar Teratas, Jambi Papan Tengah, Banten Terendah

Berita Terbaru