JAKARTA – Mobil listrik dengan jarak tempuh hingga 800 kilometer kini mulai bermunculan di pasar global. Sejumlah pabrikan mengklaim teknologi baterai terbaru mereka mampu menekan konsumsi energi dan memperpanjang daya jelajah kendaraan.
Di Indonesia, mobil listrik yang beredar saat ini umumnya masih berada di kisaran 400–600 kilometer untuk sekali pengisian daya. Namun, perkembangan teknologi baterai membuat angka itu terus meningkat.
Beberapa model terbaru bahkan sudah menembus jarak lebih dari 800 kilometer, meski sebagian besar masih menggunakan standar pengujian CLTC atau NEDC yang cenderung lebih optimistis dibanding WLTP.
Sejumlah model yang masuk kategori tersebut berasal dari segmen sedan mewah, MPV premium, hingga sedan performa tinggi. Berikut beberapa di antaranya:
1. Lucid Air Grand Touring XR 2025
Lucid Air Grand Touring XR mencatat jarak tempuh hingga sekitar 824 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Pabrikan asal Amerika Serikat itu mengandalkan efisiensi tinggi dan teknologi baterai berkapasitas besar untuk mencapai hasil tersebut.
2. BYD YangWang U7
BYD membekali YangWang U7 dengan baterai berkapasitas sekitar 135,5 kWh. Mobil ini mampu menempuh jarak hingga 800 kilometer dalam kondisi tertentu dengan fokus pada efisiensi dan performa.
3. Denza D9 2026 (BYD Group)
Denza D9 2026 hadir sebagai MPV premium dengan teknologi Blade Battery generasi terbaru. Model ini menargetkan jarak tempuh hingga 800 kilometer dalam pengembangan terbarunya.
4. Xiaomi SU7
Xiaomi ikut masuk pasar kendaraan listrik lewat SU7. Varian tertentu mobil ini diklaim mampu menembus jarak hingga 800 kilometer, berkat integrasi teknologi baterai dan sistem efisiensi energi.
Kehadiran mobil listrik berdaya jelajah jauh ini menunjukkan arah baru industri otomotif global. Namun, faktor kondisi jalan, gaya berkendara, dan standar pengujian tetap memengaruhi hasil jarak tempuh di dunia nyata.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora








