China Kembangkan Software Drone Bambu, Open Source dan Ramah Lingkungan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Peneliti di China mengembangkan perangkat lunak (software) pengendali penerbangan untuk drone berbahan bambu pertama di dunia. Mereka merilis sistem ini secara gratis dan membuka aksesnya secara open source agar publik dapat menggunakannya dan mengembangkannya lebih lanjut.

Tim dari Northwestern Polytechnical University merancang software tersebut untuk mendorong pengembangan drone yang lebih murah dan ramah lingkungan. Mereka menyesuaikan algoritma penerbangan agar cocok dengan karakteristik bambu sebagai material utama.

Selama ini, penggunaan bambu pada drone menghadapi berbagai kendala. Struktur bambu menghasilkan getaran frekuensi rendah yang sulit sistem konvensional kendalikan. Kondisi ini mengganggu stabilitas penerbangan.

Baca Juga :  iPhone Lipat Apple Segera Rilis 2026, Pakai Nama iPhone Ultra Mirip Samsung

Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti merancang ulang sistem kontrol. Mereka mengoptimalkan algoritma agar mampu meredam getaran dan menjaga kestabilan drone saat terbang. Pendekatan ini membuat drone berbahan bambu lebih mudah dikendalikan.

Peningkatan juga terlihat pada respons sistem. Tim peneliti menurunkan latensi kontrol dari 15–20 milidetik menjadi sekitar 8–10 milidetik. Penurunan ini membuat drone lebih responsif dan stabil saat beroperasi.

Software ini bersifat terbuka atau open source. Pengembang dapat memanfaatkan, memodifikasi, dan menyesuaikan sistem tersebut sesuai kebutuhan. Mereka juga dapat membangun sistem ini tanpa harus memulai dari awal.

Peneliti juga melengkapi sistem dengan perangkat keras khusus. Mereka menggunakan chip industri dan sistem sensor ganda untuk meningkatkan akurasi navigasi. Kombinasi ini juga meningkatkan performa drone secara keseluruhan.

Baca Juga :  Tailg X51M 2026 Hadir, Sepeda Listrik Murah, Hemat dan Praktis 

Dengan inovasi ini, drone berbahan bambu yang sebelumnya kurang stabil kini mampu mendekati performa drone berbahan komposit modern. Bambu juga menawarkan keunggulan dari sisi biaya dan ketersediaan, terutama di kawasan Asia.

Ke depan, teknologi ini berpotensi digunakan di berbagai sektor. Pengembang dapat memanfaatkan teknologi ini untuk pemantauan lingkungan, kehutanan, hingga pendidikan. Inovasi ini juga mendorong tren penggunaan material alami dalam industri teknologi yang lebih berkelanjutan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Meta Guncang Dunia Kesehatan, AI Biohub Buka Jalan Baru Percepatan Temuan Obat Kanker dan Penyakit Imun
Bos Nvidia Ungkap Masa Depan Pendidikan: Jurusan Kuliah Tak Lagi Jadi Penentu Karier di Era AI
Honor Win Turbo Muncul dengan Baterai 10.000mAh, Main Game 14 Jam Tanpa Cari Colokan
Motorola Edge 70 Pro+ Bocor Total! Kamera Periskop 50MP, Baterai 6.500 mAh dan Layar 5.200 Nits Siap Guncang Flagship
HP 3 Jutaan Rasa Mahal? Xiaomi Poco C71 Bawa Layar 120Hz, Benarkah Selancar Itu atau Cuma Angka?
Ledakan Konten AI di YouTube, Sistem Baru Otomatis Pasang Label Demi Transparansi Video Digital
Xiaomi 17T Series Gebrak Indonesia: Baterai 7.000 mAh, Kamera Leica 120x Zoom Siap Rilis 2 Juni 2026
BYD Gegerkan Industri Otomotif, Klaim Teknologi ADAS Tekan Risiko Kecelakaan hingga 80 Persen
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Meta Guncang Dunia Kesehatan, AI Biohub Buka Jalan Baru Percepatan Temuan Obat Kanker dan Penyakit Imun

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Bos Nvidia Ungkap Masa Depan Pendidikan: Jurusan Kuliah Tak Lagi Jadi Penentu Karier di Era AI

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:00 WIB

Honor Win Turbo Muncul dengan Baterai 10.000mAh, Main Game 14 Jam Tanpa Cari Colokan

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:00 WIB

Motorola Edge 70 Pro+ Bocor Total! Kamera Periskop 50MP, Baterai 6.500 mAh dan Layar 5.200 Nits Siap Guncang Flagship

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:00 WIB

HP 3 Jutaan Rasa Mahal? Xiaomi Poco C71 Bawa Layar 120Hz, Benarkah Selancar Itu atau Cuma Angka?

Berita Terbaru

Oplus_0

Internasional

Veda Ega Lolos Drama Lap Akhir, Finis Kedelapan di Moto3 Italia

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:00 WIB