Trump Didemo Warganya Sendiri, Aksi ‘No Kings’ Guncang AS

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gelombang aksi ‘No Kings’ mengguncang berbagai kota di Amerika Serikat (AS). Jutaan warga turun ke jalan. Mereka memprotes kebijakan Presiden Donald Trump.

Aksi berlangsung di New York, Chicago, Los Angeles, dan Minneapolis. Massa menolak kebijakan imigrasi. Mereka menyoroti konflik dengan Iran. Warga mengeluhkan kenaikan biaya hidup.

Seorang demonstran di Minneapolis menyebut aksinya sebagai bentuk tanggung jawab. Ia menilai demokrasi menghadapi ancaman.

Di Chicago, veteran Chris Holy ikut turun ke jalan. Ia menjalani aksi pertamanya. Ia tidak bisa lagi diam melihat ketidakadilan.

Baca Juga :  Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia

Di New York, Yohanna menyampaikan alasan serupa. Ia tidak bisa merangkum semua alasan protes dalam satu poster. Ia menegaskan pentingnya partisipasi publik.

Aksi di Los Angeles berlangsung santai. Massa mengiringi aksi dengan musik salsa. Mereka membawa poster anti-perang. Sebagian peserta mengenakan kostum unik.

Namun, situasi memanas di pusat kota Los Angeles. Aparat menembakkan gas air mata. Sejumlah demonstran melempar benda ke arah gedung federal. Polisi menangkap beberapa orang karena mereka tetap bertahan.

Baca Juga :  Survey Reuters: Dukungan Warga AS terhadap Trump Rendah

Di Portland, perwakilan serikat guru Fedrick Ingram menyampaikan pesan optimisme. Ia mengajak masyarakat tetap bersatu. Ia menilai publik mampu melewati situasi sulit.

Secara umum, aksi ‘No Kings’ menunjukkan partisipasi publik meningkat. Warga ingin menyuarakan aspirasi politik. Seorang peserta di Sacramento berharap aksi ini memberi dampak. Ia ingin masyarakat lebih bijak dalam menentukan pilihan politik.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat
Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta
Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles
Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028
Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar
Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi
Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026
Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00 WIB

Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:47 WIB

Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

SK 196 CPNS Sungai Penuh Rampung, Kapan Diserahkan?

Sabtu, 22 Agu 2026 - 19:19 WIB