Kandang Ayam Lorong Kawat: Hemat, Praktis, dan Cocok Lahan Sempit

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Peternak rumahan memanfaatkan lahan terbatas untuk sistem umbaran ayam. Mereka memilih kandang ayam lorong kawat sebagai solusi.

Model ini memberi ruang bagi ayam untuk bergerak bebas tanpa merusak tanaman. Desain lorong kawat juga melindungi ayam dari predator seperti kucing liar dan musang.

Konsep kandang ini berkembang dari model tradisional menjadi desain modern, fungsional, dan estetik. Peternak juga mudah menemukan materialnya di toko bangunan dengan harga terjangkau.

Berikut 9 model kandang ayam lorong kawat yang bisa menjadi inspirasi:

1. Pipa PVC Melengkung

Peternak menggunakan pipa PVC sebagai rangka dan membungkusnya dengan kawat ram. Desain ini ringan dan mudah dipindahkan. Biayanya mencapai Rp150–300 ribu untuk panjang 5–10 meter.

2. Perimeter Pagar Kebun

Peternak memasang lorong di sepanjang batas kebun. Ayam memakan gulma dan serangga tanpa merusak tanaman utama. Model ini cocok untuk urban farming.

Baca Juga :  Zeekr 009 Tantang Dominasi Alphard di Segmen MPV Premium

3. Baja Ringan (Galvalum)

Peternak memakai rangka baja ringan dan kawat galvanis. Desain ini memberi kekuatan dan daya tahan tinggi, terutama di area dengan banyak predator.

4. Lorong Vertikal Dinding

Peternak memanfaatkan dinding rumah sebagai jalur lorong. Desain bertingkat ini cocok untuk lahan sempit di perkotaan.

5. Bambu Modern

Peternak memakai bambu sebagai rangka dan menambahkan kawat pelindung. Model ini ramah lingkungan dan sangat hemat biaya, bahkan di bawah Rp100 ribu.

6. Modular Bongkar Pasang

Peternak menyusun panel kawat yang bisa dibongkar dan dipindahkan. Desain ini memberi fleksibilitas tinggi untuk perubahan tata letak.

Baca Juga :  Minyak Kayu Putih Dicampur Pertalite, Bisa Hemat BBM?

7. Atap Plastik UV

Peternak menambahkan atap plastik UV untuk melindungi ayam dari panas dan hujan. Desain ini menjaga kenyamanan ayam sepanjang hari.

8. Semi-Tertanam (Bawah Tanah)

Peternak menggali sebagian lorong ke dalam tanah. Cara ini mencegah predator menggali masuk dan meningkatkan keamanan.

9. Estetik Industrial

Peternak memilih rangka besi dengan desain modern. Model ini tidak hanya berfungsi, tetapi juga memperindah tampilan rumah.

Kesimpulan:

Peternak memilih kandang ayam lorong kawat karena model ini hemat tempat dan biaya. Mereka juga mendapat perlindungan lebih baik dari predator dan menjaga kebersihan kandang. Dengan memilih model yang tepat, peternak dapat meningkatkan hasil ternak meski memiliki lahan terbatas.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Brimob Kawal Huntap Korban Bencana di Aceh Tamiang
Pemerintah Perkuat Penyebaran Informasi Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 
Prajurit TNI Ini Mendadak Tajir, Modal Rp5.000 Jadi Rp50 Miliar
Pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Lepas Presiden Prabowo ke Jepang
Silaturahmi Lebaran, Pimpinan DPR Terima Audiensi LPSK
Negosiasi Alot, 2 Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz 
PT Djarum Buka Lowongan Kerja April 2026, Posisi Computer User Support Hingga Mechanical Engineer
Komdigi Perketat Perlindungan Anak, Roblox hingga TikTok Mulai Sesuaikan Aturan Usia
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 08:00 WIB

Brimob Kawal Huntap Korban Bencana di Aceh Tamiang

Kamis, 2 April 2026 - 06:00 WIB

Pemerintah Perkuat Penyebaran Informasi Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 

Kamis, 2 April 2026 - 04:00 WIB

Prajurit TNI Ini Mendadak Tajir, Modal Rp5.000 Jadi Rp50 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 00:00 WIB

Pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Lepas Presiden Prabowo ke Jepang

Rabu, 1 April 2026 - 00:00 WIB

Silaturahmi Lebaran, Pimpinan DPR Terima Audiensi LPSK

Berita Terbaru

Internasional

Australia Gratiskan Transportasi Umum di Tengah Krisis BBM

Kamis, 2 Apr 2026 - 13:00 WIB

Oplus_0

Uncategorized

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Rp2,9 Juta per Gram

Kamis, 2 Apr 2026 - 10:30 WIB