JAKARTA – Persaingan perangkat wearable kembali memanas setelah Xiaomi resmi memperkenalkan dua produk terbarunya, yaitu Xiaomi Smart Band 10 Pro dan Xiaomi Watch S5. Peluncuran global pada 28 Mei 2026 ini menegaskan strategi Xiaomi yang terus mendorong efisiensi daya, peningkatan sensor kesehatan, serta desain yang lebih ringan untuk pengguna aktif.
Langkah ini sekaligus memperlihatkan arah baru industri wearable yang kini tidak hanya fokus pada fitur olahraga, tetapi juga ketahanan baterai dan integrasi kesehatan harian yang lebih akurat.
Fokus Baru Xiaomi: Baterai Tahan Lama dan Layar Lebih Cerah
Xiaomi membawa pendekatan berbeda pada generasi terbaru wearable mereka. Perusahaan ini menekankan efisiensi daya sebagai nilai jual utama. Baik Smart Band 10 Pro maupun Watch S5 mengusung klaim penggunaan hingga tiga minggu dalam kondisi tertentu.
“Xiaomi mengeklaim, perangkat ini dapat bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan harian, 15 hari untuk penggunaan normal, dan sekitar 8 hari saat fitur Always-on-Display (AOD) aktif.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Xiaomi tidak hanya mengejar fitur baru, tetapi juga kenyamanan penggunaan jangka panjang tanpa sering mengisi daya.
Xiaomi Smart Band 10 Pro: Lebih Terang, Lebih Ringan, Lebih Pintar
Smart Band 10 Pro tetap mempertahankan layar 1,74 inci seperti pendahulunya, namun Xiaomi meningkatkan kualitas visual secara signifikan. Tingkat kecerahan kini mencapai 2.000 nits, naik dari 1.200 nits pada generasi sebelumnya. Peningkatan ini membantu pengguna tetap melihat layar dengan jelas di bawah sinar matahari langsung.
Perangkat ini juga mendukung refresh rate 60 Hz dan mampu menampilkan hingga 16,8 juta warna, sehingga tampilan terasa lebih halus dan responsif.
Dari sisi daya, Xiaomi membekali Smart Band 10 Pro dengan baterai 350 mAh. Perusahaan menyebut perangkat ini mampu bertahan hingga 21 hari pada pemakaian ringan. Bobotnya hanya 21,6 gram sehingga pengguna dapat memakainya sepanjang hari tanpa rasa tidak nyaman. Varian Ceramic Edition sedikit lebih berat, sekitar 28,7 gram, namun menawarkan kesan premium.
Pada sektor kesehatan, Xiaomi memperkenalkan sensor dual-light PD terbaru. Teknologi ini membantu perangkat membaca data tubuh dengan lebih presisi. Xiaomi juga meningkatkan algoritma pemantauan tidur untuk menghasilkan analisis yang lebih detail dan relevan bagi pengguna.
Smart Band 10 Pro hadir dalam tiga warna utama: Silver, Black, dan Pink, sehingga pengguna bisa menyesuaikan gaya pribadi mereka.
Xiaomi Watch S5: Baterai Lebih Besar dalam Desain Lebih Tipis
Selain smart band, Xiaomi juga meluncurkan Watch S5 sebagai penerus Watch S4. Produk ini menyasar pengguna yang menginginkan smartwatch premium dengan daya tahan tinggi.
Watch S5 membawa layar AMOLED 1,48 inci dengan casing 56 mm berbahan stainless steel. Xiaomi berhasil memangkas ketebalan perangkat menjadi 10,99 mm, atau 1 mm lebih tipis dibanding generasi sebelumnya, meski kapasitas baterai meningkat.
Baterai menjadi sorotan utama. Xiaomi membekali Watch S5 dengan kapasitas 815 mAh, yang diklaim mampu bertahan hingga 21 hari penggunaan.
Perusahaan menargetkan pengguna aktif yang membutuhkan perangkat untuk olahraga, kerja, hingga aktivitas harian tanpa sering mengisi daya.
Tren Wearable: Efisiensi Jadi Senjata Utama
Peluncuran dua perangkat ini memperlihatkan perubahan tren industri wearable global. Produsen kini tidak hanya bersaing pada fitur sensor atau desain, tetapi juga pada efisiensi energi.
Xiaomi mengambil posisi agresif dengan menawarkan kombinasi layar lebih terang, bobot lebih ringan, serta baterai yang lebih tahan lama. Strategi ini langsung menyasar pengguna yang menginginkan perangkat praktis tanpa perawatan rumit.
Dampak bagi Pasar Smartwatch dan Smart Band
Kehadiran Smart Band 10 Pro dan Watch S5 berpotensi memperketat persaingan dengan merek lain di segmen wearable. Banyak produsen kini berlomba menghadirkan smartwatch dengan daya tahan lebih lama dan fitur kesehatan yang semakin lengkap.
Xiaomi memperkuat posisinya di pasar global dengan menggabungkan harga kompetitif, desain minimalis, dan daya tahan baterai yang panjang. Kombinasi ini menjadi daya tarik utama di tengah meningkatnya permintaan perangkat wearable di Asia, termasuk Indonesia.
Xiaomi tidak sekadar merilis perangkat baru, tetapi juga menegaskan arah pengembangan wearable masa depan. Smart Band 10 Pro dan Watch S5 menunjukkan fokus pada daya tahan baterai, kenyamanan pemakaian, serta peningkatan akurasi sensor kesehatan.
Dengan strategi ini, Xiaomi memperkuat posisinya di pasar global dan semakin menekan kompetitor di segmen wearable yang terus berkembang cepat.
FAQ
1. Apa keunggulan utama Xiaomi Smart Band 10 Pro?
Smart Band 10 Pro menawarkan layar lebih cerah hingga 2.000 nits, baterai tahan hingga 21 hari, dan sensor kesehatan baru yang lebih akurat.
2. Berapa lama baterai Xiaomi Watch S5 bertahan?
Watch S5 mampu bertahan hingga 21 hari dalam sekali pengisian daya menurut klaim Xiaomi.
3. Apa perbedaan Watch S5 dengan generasi sebelumnya?
Watch S5 memiliki baterai lebih besar (815 mAh), desain lebih tipis, dan efisiensi daya yang lebih baik.
4. Apakah Smart Band 10 Pro cocok untuk olahraga?
Ya, perangkat ini mendukung pemantauan aktivitas olahraga, kesehatan, serta tidur dengan sensor yang ditingkatkan.
5. Apakah kedua perangkat sudah tersedia di Indonesia?
Penulis : Andini
Editor : Ichwan Diaspora









