Xiaomi Siapkan Smartphone dengan Bezel Tertipis di Dunia, Flagship 2026 Makin Futuristis

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Industri smartphone premium kembali memanas setelah Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan perangkat flagship terbaru dengan desain bezel layar paling tipis di pasar global. Bocoran terbaru dari rantai pasok industri layar di China menyebut perusahaan asal Tiongkok itu berhasil mengembangkan teknologi panel generasi baru yang mampu memangkas ukuran bingkai layar hingga melampaui standar flagship premium saat ini.

Jika rumor tersebut terbukti akurat, Xiaomi berpotensi melampaui desain layar milik sejumlah perangkat kelas atas seperti Samsung Galaxy S26 Ultra dan iPhone generasi terbaru yang selama ini dikenal memiliki bezel sangat tipis.

Xiaomi Fokus pada Pengalaman Visual Premium

Xiaomi terus memperkuat posisinya di segmen flagship ultra-premium melalui inovasi desain layar. Perusahaan itu kini tidak hanya bersaing dalam performa chipset atau kemampuan kamera, tetapi juga mengejar pengalaman visual yang lebih imersif melalui rasio layar-ke-bodi yang semakin tinggi.

Laporan industri menyebut Xiaomi akan menggunakan panel OLED fleksibel terbaru dengan teknologi pengemasan layar canggih. Teknologi tersebut memungkinkan produsen mengurangi area bingkai di seluruh sisi layar secara simetris tanpa harus memperbesar dimensi perangkat.

Pendekatan ini membuat tampilan smartphone terlihat lebih modern sekaligus meningkatkan kenyamanan saat pengguna menonton video, bermain game, maupun menjalankan aktivitas produktivitas mobile.

Teknologi COP Jadi Kunci Utama

Pencapaian bezel ultra-tipis tidak hanya bergantung pada desain luar perangkat. Xiaomi juga memanfaatkan teknologi manufaktur panel terbaru, termasuk metode COP atau Chip-on-Panel.

Baca Juga :  Kerinci Percepat Digitalisasi, Seluruh ASN Segera Miliki Tanda Tangan Elektronik

Teknologi COP memungkinkan produsen menempatkan driver display langsung di belakang panel layar. Teknik tersebut membantu mengurangi kebutuhan ruang pada sisi bawah layar yang biasanya memiliki dagu atau chin lebih tebal dibanding sisi lainnya.

Selain COP, Xiaomi juga memanfaatkan teknologi encapsulation ultra-tipis untuk melindungi panel OLED fleksibel tanpa menambah ketebalan frame. Kombinasi kedua teknologi itu membuat bezel smartphone bisa ditekan hingga level ekstrem.

Industri layar modern kini memang bergerak menuju konsep edge-to-edge display. Dalam satu dekade terakhir, produsen smartphone berlomba menghadirkan layar penuh dengan area nonaktif yang semakin kecil.

Persaingan Vendor China Semakin Ketat

Xiaomi bukan satu-satunya vendor yang agresif mengembangkan desain layar premium. Sejumlah perusahaan asal China seperti OPPO, vivo, dan Honor juga terus berinvestasi besar dalam riset panel OLED canggih.

Para vendor tersebut bekerja sama dengan pemasok layar seperti BOE, TCL CSOT, serta Visionox untuk menciptakan generasi panel terbaru dengan desain lebih presisi.

Persaingan antarvendor kini tidak hanya berfokus pada spesifikasi hardware, tetapi juga kualitas visual dan estetika desain perangkat. Karena itu, bezel ultra-tipis menjadi simbol kemajuan teknologi sekaligus identitas desain premium.

Xiaomi Punya Rekam Jejak Inovasi Layar

Xiaomi sebelumnya juga beberapa kali memperkenalkan konsep layar futuristis pada lini smartphone premiumnya. Perusahaan itu pernah menghadirkan waterfall display, desain quad-curved, hingga teknologi kamera bawah layar pada beberapa perangkat eksperimental.

Baca Juga :  Motorola Signature Resmi di Indonesia, Kamera Sony Lytia 50 MP dan Layar 165Hz Jadi Andalan

Langkah terbaru ini menunjukkan Xiaomi mulai mengarahkan inovasi tersebut ke produk yang lebih realistis untuk diproduksi massal. Strategi itu dinilai penting karena pasar flagship kini semakin kompetitif dan konsumen premium semakin selektif dalam memilih desain perangkat.

Selain tampil modern, smartphone dengan bezel tipis juga memberi kesan lebih elegan tanpa membuat bodi perangkat menjadi terlalu besar.

Tantangan Durabilitas Masih Jadi Sorotan

Meski menawarkan tampilan yang lebih menarik, desain bezel ultra-tipis tetap menghadirkan tantangan teknis besar. Area sudut layar menjadi lebih rentan terhadap tekanan fisik maupun benturan ketika produsen mengurangi ketebalan frame secara ekstrem.

Karena itu, Xiaomi harus menyeimbangkan desain agresif dengan kekuatan struktur perangkat agar smartphone tetap tahan lama dalam penggunaan sehari-hari.

Proses manufaktur panel ultra-tipis juga membutuhkan tingkat presisi sangat tinggi. Produsen harus memastikan integrasi sirkuit driver, pemotongan panel, hingga lapisan pelindung berjalan sempurna tanpa mengorbankan kualitas layar.

Hingga saat ini Xiaomi belum memberikan konfirmasi resmi mengenai nama perangkat maupun jadwal peluncurannya. Namun bocoran tersebut sudah memicu perhatian besar di industri teknologi global.

Jika Xiaomi benar-benar berhasil menghadirkan smartphone dengan bezel tertipis di dunia, perusahaan itu berpeluang menciptakan standar baru dalam desain flagship premium 2026 sekaligus memperkuat persaingan di pasar smartphone kelas atas.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

WhatsApp Plus Resmi Meluncur di Indonesia, Langganan Rp13.900 per Bulan Buka Akses ke 6 Fitur Premium Ini
Nubia Air Pro Bikin Geger, HP Setipis 5,99 Mm Ini Bawa Kamera 108 MP, Layar 144Hz, dan Dimensity 7100
Tecno Kenalkan EllaClaw AI, Agen Cerdas yang Bisa Jalankan 40+ Tugas Otomatis di Smartphone
Xiaomi Redmi 17C Resmi Meluncur, HP Murah Ini Bawa Kejutan Besar di Balik Spesifikasi yang Dipangkas
Lelang Frekuensi 700 MHz Masuk Babak Penentu, Telkomsel, Indosat, dan XLSmart Berpeluang Raih Mesin Pertumbuhan Baru
Poco Pad C1 Bikin Tablet Murah Naik Kelas, Layar 2K 120Hz dan Baterai Jumbo Jadi Andalan
Realme P4x 4G Datang Bawa Baterai Raksasa 8.000 mAh, Main Game Seharian Tanpa Khawatir Kehabisan Daya
HP Bekas Disulap Jadi Server, Google Uji Cara Baru Bangun Data Center Murah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 19:00 WIB

WhatsApp Plus Resmi Meluncur di Indonesia, Langganan Rp13.900 per Bulan Buka Akses ke 6 Fitur Premium Ini

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:00 WIB

Nubia Air Pro Bikin Geger, HP Setipis 5,99 Mm Ini Bawa Kamera 108 MP, Layar 144Hz, dan Dimensity 7100

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:00 WIB

Tecno Kenalkan EllaClaw AI, Agen Cerdas yang Bisa Jalankan 40+ Tugas Otomatis di Smartphone

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:00 WIB

Xiaomi Redmi 17C Resmi Meluncur, HP Murah Ini Bawa Kejutan Besar di Balik Spesifikasi yang Dipangkas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:00 WIB

Lelang Frekuensi 700 MHz Masuk Babak Penentu, Telkomsel, Indosat, dan XLSmart Berpeluang Raih Mesin Pertumbuhan Baru

Berita Terbaru