SoftBank Siapkan Investasi Rp1.750 Triliun di Prancis untuk Proyek Infrastruktur AI Raksasa

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Investor Teknologi Global Siapkan Investasi Rp1.750 Triliun untuk Infrastruktur AI di Prancis

Gelombang investasi besar di sektor kecerdasan buatan (AI) kembali menguat. Pendiri SoftBank Group, Masayoshi Son, menyiapkan langkah agresif dengan rencana penanaman modal senilai sekitar US$100 miliar atau setara Rp1.750 triliun di Prancis. Dana jumbo itu akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur AI berskala besar, termasuk pusat data generasi baru.

Langkah ini mempertegas ambisi SoftBank yang semakin serius mengejar dominasi di ekosistem AI global, di tengah persaingan ketat perusahaan teknologi dunia.

Rencana Investasi Besar di Prancis

Berdasarkan laporan Bloomberg, SoftBank berencana mengalirkan dana investasi secara bertahap ke berbagai proyek infrastruktur AI di Prancis. Salah satu fokus utamanya mencakup pembangunan data center berkapasitas besar yang mampu menopang kebutuhan komputasi sistem AI tingkat lanjut.

Meski begitu, rincian teknis proyek tersebut masih belum final. Nilai investasi, skema pendanaan, hingga mitra strategis masih dapat berubah mengikuti perkembangan negosiasi.

Sumber yang mengetahui rencana ini menyebutkan bahwa SoftBank melihat Prancis sebagai salah satu pusat pertumbuhan AI di Eropa, terutama karena dukungan kebijakan pemerintah dan ketersediaan energi untuk pusat data.

Pertemuan dengan Presiden Emmanuel Macron

Masayoshi Son juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam beberapa pekan ke depan. Pertemuan itu akan membahas peluang kerja sama investasi, khususnya pembangunan ekosistem AI berskala besar di Prancis.

Baca Juga :  Apple Siapkan Kacamata Pintar, Disebut Bisa Gantikan Fungsi Smartphone

Rencana tersebut diperkirakan mendapat sorotan dalam ajang Choose France Summit yang akan digelar pada 19 Mei 2026. Forum investasi tahunan itu kerap menjadi panggung bagi Prancis untuk menarik investor global ke berbagai sektor strategis, termasuk teknologi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak SoftBank terkait detail pertemuan tersebut. Perusahaan juga belum memberikan pernyataan kepada media.

Strategi Global SoftBank di Sektor AI

SoftBank terus memperkuat posisinya di industri AI global melalui berbagai investasi strategis. Perusahaan ini sebelumnya ikut terlibat dalam proyek besar pembangunan pusat data di Amerika Serikat bersama OpenAI dan Oracle melalui inisiatif bernama Stargate. Proyek tersebut diperkirakan bernilai sekitar US$500 miliar dan mencakup pembangunan lima pusat data raksasa.

Selain infrastruktur, SoftBank juga menanamkan modal di berbagai perusahaan teknologi berbasis AI. Salah satunya adalah investasi sekitar US$30 miliar ke OpenAI, perusahaan pengembang ChatGPT, yang membuat SoftBank memiliki sekitar 11% saham di perusahaan tersebut.

Tidak hanya itu, SoftBank juga memperluas portofolio ke sektor robotik melalui ABB serta investasi di DigitalBridge yang bergerak di infrastruktur digital global.

Baca Juga :  Google Perkenalkan Gemini Intelligence di Android, Fitur AI Premium Ini Batasi Perangkat Lama

Keterkaitan dengan Investasi di Asia Tenggara

SoftBank selama ini juga dikenal sebagai salah satu investor awal di perusahaan teknologi Asia Tenggara, termasuk Grab dan GoTo (Gojek). Keterlibatan tersebut memperkuat pengaruh SoftBank dalam ekosistem transportasi online dan layanan digital di kawasan, termasuk Indonesia.

Meski fokus investasi saat ini bergeser ke sektor AI, hubungan SoftBank dengan perusahaan teknologi Asia masih tetap menjadi bagian penting dari portofolio globalnya.

Dampak Potensial bagi Industri Teknologi

Jika rencana investasi di Prancis ini terealisasi, proyek tersebut berpotensi mempercepat pembangunan infrastruktur AI global. Eropa bisa menjadi salah satu pusat data dan pengembangan AI terbesar, bersaing dengan Amerika Serikat dan Tiongkok.

Namun, para analis menilai skala investasi sebesar ini masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari regulasi, kebutuhan energi, hingga kepastian permintaan jangka panjang untuk layanan AI.

Penutup

Rencana investasi Rp1.750 triliun oleh SoftBank menunjukkan bahwa persaingan di sektor AI semakin memasuki fase baru. Negara-negara maju kini berlomba menarik investor global untuk membangun infrastruktur digital masa depan.

Meski masih bersifat rencana awal, langkah Masayoshi Son ini mempertegas bahwa AI tidak lagi sekadar teknologi pendukung, tetapi sudah menjadi arena utama perebutan kekuatan ekonomi global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahyeldi Pasang Alarm untuk Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Biarkan Karakter Tergeser
Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:00 WIB

Mahyeldi Pasang Alarm untuk Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Biarkan Karakter Tergeser

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Berita Terbaru