Wawako Azhar Hamzah Evaluasi Penertiban Pedagang Pasar Tanjung Bajure

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar rapat evaluasi penertiban pedagang di Pasar Tanjung Bajure pada Kamis (2/4). Wakil Wali Kota Azhar Hamzah memimpin rapat tersebut bersama Sekretaris Daerah Alpian.

Rapat ini juga menghadirkan para asisten, kepala perangkat daerah terkait, dan para camat. Pemkot Sungai Penuh menggelar rapat di rumah dinas Wakil Wali Kota.

Baca Juga :  Suami Dihubungi, Kreator Tegas Tak Hapus Video

Rapat membahas langkah strategis untuk menata aktivitas perdagangan agar lebih tertib, nyaman, dan sesuai aturan. Pemkot melakukan evaluasi sebagai tindak lanjut dari penertiban yang telah berlangsung sebelumnya di kawasan pasar tersebut.

Dalam arahannya, Azhar Hamzah menegaskan pentingnya penataan pasar untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi pedagang dan masyarakat. Ia juga menekankan perlunya kerja sama semua pihak agar kebijakan pemerintah berjalan efektif tanpa konflik.

Baca Juga :  Wako Alfin Safari Ramadan, Salurkan CSR Rp10 Juta

Azhar menyampaikan bahwa pemerintah akan mengutamakan pendekatan persuasif kepada para pedagang. Pemkot juga berupaya menghadirkan solusi terbaik agar para pedagang tetap menjalankan usaha secara tertib.

“Melalui rapat evaluasi ini, kami berharap penertiban di Pasar Tanjung Bajure berjalan lebih optimal dan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujar Azhar.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Delapan Kursi Kepala OPD Sungai Penuh Masih Kosong, Ini Penyebab Lelang Jabatan Belum Dimulai
BAZNAS Kota Sungai Penuh Punya Nahkoda Baru, Siapa Saja yang Terpilih?
Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?
Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:04 WIB

Delapan Kursi Kepala OPD Sungai Penuh Masih Kosong, Ini Penyebab Lelang Jabatan Belum Dimulai

Senin, 6 Juli 2026 - 21:07 WIB

BAZNAS Kota Sungai Penuh Punya Nahkoda Baru, Siapa Saja yang Terpilih?

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:37 WIB

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Berita Terbaru