Rupiah Melemah, IHSG Anjlok, Menkeu Purbaya Buka Suara

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah hingga Rp17.000. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 4%.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah dan IHSG muncul karena sentimen negatif dari sejumlah ekonom.

“Rupiah Rp17.000, IHSG anjlok karena sebagian teman-teman ekonom bilang kita mulai resesi, seperti 1998, ya itu lah, daya beli sudah hancur,” kata Purbaya saat ditemui di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).

Baca Juga :  Pemprov DKI Terapkan WFA 50% Usai Lebaran, ASN Wajib Presensi Online dan Jaga Pelayanan 

Namun, Purbaya menegaskan ekonomi Indonesia jauh dari resesi. Sebaliknya, kondisi ekonomi masih ekspansi dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Jangankan krisis, resesi saja belum. Kita masih ekspansi, masih akselerasi. Kita jaga kondisi ini beberapa minggu ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  BI Tahan BI Rate 4,75% April 2026, Ini Dampaknya ke Rupiah dan Inflasi

Oleh karena itu, Purbaya meminta investor saham tidak panik. Selain itu, ia menekankan pemerintah berpengalaman menghadapi berbagai krisis.

“Kita sudah tahu krisis 1998 dan penyebabnya. Kita terapkan pengalaman 2008-2009 saat pasar global jatuh, sehingga ekonomi tetap tumbuh. Tahun 2020, kita juga jaga ekonomi dengan kebijakan yang tepat. Jadi, teman-teman nggak usah takut,” imbuh Purbaya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti
BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak
Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen
Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen
Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit
Dolar AS Tembus Rp17.421, Rupiah Tertekan akibat Penguatan Pasar Global
Bansos Digital Mulai Juni 2026, Pemerintah Benahi Data Penerima
Kemendagri Minta e-KTP Tak Lagi Difotokopi, Dorong Layanan Lebih Praktis dan Digital
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:44 WIB

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00 WIB

BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:00 WIB

Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:40 WIB

Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit

Berita Terbaru

Oplus_0

Bengkulu

Bengkulu Dorong Ekonomi Berbasis Data dan Kolaborasi Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:00 WIB

Oplus_0

Teknologi

Kenaikan Harga Chipset Baru Ancam Lonjakan Harga HP Android

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:00 WIB