PTRO Lepas 70 Juta Saham SSIA, Fokus Ekspansi Tambang dan EPC

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PT Petrosea Tbk (PTRO) menjual 70 juta saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 31 Maret 2026 mencatat transaksi tersebut.

Setelah transaksi, PTRO tidak lagi memiliki saham SSIA. Sebelumnya, PTRO memegang 1,49 persen saham perusahaan tersebut. Perusahaan tidak mengungkap nilai transaksi penjualan ke publik.

Analis Stockbit Sekuritas mencatat, PTRO mengurangi kepemilikan saham di SSIA dari 1,49 persen menjadi nol. Saham PTRO melemah pada perdagangan Kamis (2/4). Saham tersebut turun 6,7 persen ke level Rp 4.300 per saham. Di sisi lain, saham SSIA turun 0,7 persen ke posisi Rp 1.365 per saham.

Baca Juga :  IHSG Turun 2,61%, Investor Waspada Tekanan Pasar

Fokus Bisnis ke Tambang dan EPC

Ke depan, PTRO memperluas basis klien. Perusahaan membidik sektor pertambangan serta engineering, procurement, and construction (EPC). Strategi ini mendorong pertumbuhan jangka panjang.

Manajemen menargetkan kinerja 2026 tetap tumbuh. Perusahaan mengandalkan ekspansi organik dan kontrak strategis baru.

Manajemen PTRO menyebut strategi ini memperkuat posisi perusahaan. Strategi ini juga mendorong pertumbuhan pendapatan secara signifikan.

Baca Juga :  Finfluencer Kini Kuasai Saham Perusahaan

Anak Usaha Dorong Pertumbuhan

PTRO mengandalkan kontribusi anak usaha. Beberapa di antaranya Grup HBS, Hafar, dan Scan-Bilt. Kehadiran anak usaha ini membuka peluang ekspansi ke pasar yang lebih luas.

Langkah ini juga memperkuat diversifikasi pendapatan. Selain itu, perusahaan menerapkan manajemen biaya yang disiplin.

Manajemen optimistis laba bersih 2026 akan tumbuh. Peningkatan kinerja operasional dan efisiensi margin menjadi faktor utama.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:39 WIB

Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen

Berita Terbaru