Port Fraser Lepas 2 Miliar Saham BNBR

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemegang saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), Port Fraser International, menjual 2 miliar saham atau 1,44% kepemilikan BNBR dengan harga Rp 184 per saham. Transaksi ini menghasilkan total Rp 457 miliar.

Port Fraser melakukan transaksi pada 3 Maret 2026 dan kini memegang 22,87% saham BNBR.

Penjualan Saham Port Fraser

Port Fraser melepas sebagian saham untuk menyesuaikan portofolio dan strategi investasi. Penjualan ini meningkatkan perhatian investor karena menambah jumlah saham beredar.

Rencana Rights Issue BNBR

Manajemen BNBR mengumumkan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Manajemen menyetujui rights issue melalui RUPSLB pada 27 Februari 2026.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini

Perusahaan menerbitkan saham baru bernominal Rp 12 per saham untuk membayar kewajiban, mendukung modal kerja, dan mengembangkan bisnis, termasuk mengoptimalkan aset jalan tol PT Cimanggis Cibitung Tollways.

Manajemen menegaskan bahwa rights issue memperkuat struktur permodalan setelah pengambilalihan aset strategis. “Setelah aksi ini, rasio pinjaman terhadap total aset turun dari 84,28% menjadi 67,9%, sedangkan rasio utang terhadap ekuitas turun dari 536,02% menjadi 211,57%,” tulis manajemen BNBR.

Baca Juga :  IHSG Tertekan di Ramadan, Asing Gencar Lepas Saham dan Tekan Pasar

Dampak Rights Issue terhadap Pemegang Saham

Rights issue memperkuat neraca, tetapi juga menambah jumlah saham beredar sehingga menarik perhatian investor. BNBR memperingatkan pemegang saham yang tidak menggunakan haknya mengalami dilusi kepemilikan hingga 33,33%.

Penetapan Harga Pelaksanaan dan Prospektus

Manajemen menetapkan harga pelaksanaan dan jumlah saham baru dalam prospektus setelah pernyataan pendaftaran efektif. Perusahaan merencanakan menerbitkan hingga 90 miliar saham Seri E, sehingga dilusi maksimum tetap 33,33%.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026
Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Berita Terbaru