Pemprov Jambi Gelar pasar Murah di Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Pemerintah Provinsi Jambi menggandeng Perum Bulog Kanwil Jambi menggelar pasar murah bagi masyarakat Kota Sungai Penuh. Panitia melaksanakan kegiatan ini di halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Sungai Penuh pada Selasa (24/02).

Program ini menyasar warga yang membutuhkan bantuan bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan 850 paket sembako bersubsidi kepada masyarakat.

Setiap paket memuat beras premium Kita 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram. Harga normal paket mencapai Rp125.000. Namun, pemerintah memberi subsidi sehingga masyarakat hanya membayar Rp75.000 per paket.

Baca Juga :  Bakti Sosial Kemensos di Sungai Penuh Hadirkan Operasi Katarak Gratis hingga Bantuan Usaha bagi Warga

Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, membuka kegiatan itu. Ia hadir bersama Ketua GOW Kota Sungai Penuh dan Kepala Disperindag, Jumadil.

  1. Dalam sambutannya, Sri Kartini Alfin menegaskan bahwa pemerintah menggelar pasar murah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. Ia menjelaskan bahwa harga bahan pokok sering naik saat Ramadan dan menjelang IdulFitri.
Baca Juga :  Wako Alfin Sidak Dinas Kesehatan

Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia berharap warga dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Ke depan, pemerintah berencana menggelar kegiatan serupa secara berkala. Langkah ini menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat saat hari besar keagamaan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Kabar Gembira, Pemdes Srimenanti Sungai Penuh Gulirkan Beasiswa Siswa SD, Orang Tua Segera Siapkan Berkas Sebelum 3 Juli
Gaji ke-13, TPP hingga Dana Desa Masih Dinanti, Apa yang Terjadi di Sungai Penuh?
Wako Alfin Kaget Lihat Kondisi Puskesmas Tanah Kampung, Debu hingga Sandal Pegawai Jadi Sorotan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00 WIB

Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:34 WIB

Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah

Berita Terbaru