Bukan Sekadar Khitan, Pegadaian Beri Akses Kesehatan Gratis untuk 500 Anak Prasejahtera

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Kepedulian terhadap kesehatan anak kembali mendapat perhatian melalui program sosial yang menyentuh masyarakat secara langsung. PT Pegadaian menggelar khitanan massal gratis untuk membantu 500 anak dari keluarga prasejahtera.

Program tersebut memberikan kesempatan bagi anak-anak di sekitar wilayah Kantor Pusat Pegadaian untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa biaya. Selain itu, kegiatan ini juga membantu keluarga memenuhi kebutuhan kesehatan anak sejak dini.

Pegadaian menghadirkan dokter dan tenaga medis berpengalaman dalam kegiatan yang berlangsung di Ballroom Pegadaian Tower, Senin (22/6/2026). Tim medis memastikan setiap anak menerima pelayanan yang aman, nyaman, dan sesuai prosedur kesehatan.

Pegadaian Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Layanan Kesehatan Anak

Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian (Persero), Eka Pebriansyah, menjelaskan bahwa kegiatan khitanan massal menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.

Menurut Eka, Pegadaian terus mengembangkan peran perusahaan agar tidak hanya bergerak dalam sektor bisnis, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial.

“Khitanan massal ini menjadi bukti kelanjutan komitmen tulus dari Pegadaian untuk selalu hadir dan membawa manfaat nyata di tengah masyarakat. Sebagai perusahaan yang tengah bertransformasi modern, kami ingin memastikan bahwa penguatan aspek ESG dan TJSL tidak sekadar menjadi pelengkap administrasi, melainkan sebuah aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan mendasar masyarakat prasejahtera,” ungkap Eka dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga :  Harga Emas Kompak Turun di Pegadaian, Antam–UBS–Galeri 24 Terkoreksi

Ia menyebut kesehatan anak menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas generasi masa depan.

“Kami berharap layanan kesehatan yang kami fasilitasi ini dapat membantu anak-anak tumbuh lebih sehat dan ceria dalam menyongsong masa depan mereka,” imbuhnya.

Dorong Kesehatan Anak Melalui Program TJSL

Kegiatan khitanan massal ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian. Program tersebut berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

Selain itu, Pegadaian juga menghubungkan kegiatan tersebut dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Fokus utama perusahaan kali ini berada pada aspek sosial, khususnya akses kesehatan masyarakat.

Melalui program ini, Pegadaian ikut mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 3 yang mendorong kehidupan sehat dan sejahtera.

Karena itu, kegiatan sosial seperti khitanan massal memiliki peran penting. Program tersebut tidak hanya membantu masyarakat saat ini, tetapi juga membangun kepedulian yang memberi dampak jangka panjang.

Kolaborasi Jadi Kunci Kelancaran Khitanan Massal

Pegadaian menjalankan program ini bersama tenaga medis profesional, mitra pelaksana, dan pemerintah setempat. Kecamatan Senen turut membantu persiapan kegiatan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 Juni 2026: Antam, UBS dan Galeri 24 Terbaru

Tim dokter dan perawat menangani proses khitan dengan memperhatikan kebersihan serta kenyamanan anak. Mereka juga memberikan pelayanan yang sesuai standar medis sehingga peserta merasa lebih tenang.

Di sisi lain, kolaborasi berbagai pihak memperlihatkan pentingnya kerja sama dalam menghadirkan layanan sosial yang berkualitas.

Pegadaian berharap program serupa dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan bantuan kesehatan.

FAQ

Apa tujuan Pegadaian mengadakan khitanan massal?

Pegadaian mengadakan kegiatan ini untuk membantu keluarga prasejahtera memperoleh layanan kesehatan gratis bagi anak-anak mereka.

Berapa jumlah peserta dalam kegiatan khitanan massal tersebut?

Sebanyak 500 anak mengikuti program khitanan massal yang digelar Pegadaian.

Siapa yang menangani proses khitan?

Dokter dan tenaga medis profesional menangani seluruh proses khitan dengan memperhatikan standar kesehatan dan kenyamanan anak.

Apakah program ini termasuk kegiatan sosial perusahaan?

Ya. Pegadaian menjalankan kegiatan ini sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta komitmen ESG perusahaan.

Apa manfaat kegiatan ini bagi masyarakat?

Program ini membantu keluarga mengurangi beban biaya kesehatan sekaligus mendukung tumbuh kembang anak agar lebih sehat.(Tim)

Berita Terkait

KURMA MILK DAN ROTI Puskesmas Tiumang, Layanan Jemput Bola untuk Ibu Hamil Berisiko
CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
Wagub Mian Gaspol CKG Merah Putih, Bengkulu Kejar Lompatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah
GeMOY SeJIWA Puskesmas Timpeh, Cara Baru Tingkatkan Kepatuhan Minum Obat Pasien Kesehatan Jiwa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:17 WIB

KURMA MILK DAN ROTI Puskesmas Tiumang, Layanan Jemput Bola untuk Ibu Hamil Berisiko

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Wagub Mian Gaspol CKG Merah Putih, Bengkulu Kejar Lompatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

SK 196 CPNS Sungai Penuh Rampung, Kapan Diserahkan?

Sabtu, 22 Agu 2026 - 19:19 WIB