Baterai Sodium-Ion China, Mobil Listrik Bisa Full Charge 11 Menit

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Raksasa otomotif China, Beijing Automotive Group (BAIC Group), mengembangkan teknologi baterai baru yang mampu mengisi daya mobil listrik hingga penuh hanya dalam 11 menit. Teknologi ini bahkan disebut lebih cepat dibandingkan waktu pengisian daya ponsel saat ini.

Inovasi tersebut muncul di tengah tantangan industri kendaraan listrik terkait biaya baterai dan keterbatasan bahan baku lithium. BAIC mengembangkan baterai berbasis sodium-ion sebagai solusi alternatif.

Baterai sodium-ion menawarkan sejumlah keunggulan, seperti ketersediaan bahan yang lebih melimpah, biaya produksi yang lebih murah, serta stabilitas yang lebih baik. Sebelumnya, perusahaan seperti CATL bersama Changan Automobile meluncurkan kendaraan listrik berbasis sodium-ion pada awal 2026.

BAIC kemudian mendorong inovasi pada kecepatan pengisian daya. Perusahaan itu juga mengklaim baterai mampu bekerja optimal dalam kondisi suhu ekstrem, baik sangat dingin maupun panas. Baterai tetap mempertahankan lebih dari 90% kapasitas meski berada dalam kondisi beku.

Baca Juga :  Pemerintah Kucurkan THR dan BHR Ratusan Triliun

Kelemahan

Namun, teknologi ini masih memiliki kelemahan, terutama pada kepadatan energi atau energy density. Prototipe BAIC mencatat kepadatan energi sekitar 170 Wh/kg berdasarkan pengujian internal. Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan baterai lithium modern yang berada di kisaran 200 hingga 300 Wh/kg.

Sebagai perbandingan, baterai sodium-ion Naxtra milik CATL memiliki kepadatan energi hingga 175 Wh/kg dan akan digunakan pada mobil listrik Nevo A06 dari Changan. Karena itu, BAIC terus mengembangkan teknologi untuk meningkatkan kepadatan energi serta daya tahan siklus baterai.

Hingga saat ini, BAIC telah mengajukan sekitar 20 paten yang mencakup desain, material, proses produksi, dan metode pengujian baterai sodium-ion.

Baca Juga :  Merek China Ubah Arah Strategi EV, Hybrid dan PHEV Kini Jadi Senjata Baru di Pasar Indonesia

Meski demikian, BAIC belum mengumumkan jadwal peluncuran kendaraan listrik dengan teknologi pengisian 11 menit tersebut. Sementara itu, kendaraan listrik berbasis sodium-ion pertama yang diproduksi massal di China diperkirakan meluncur pada pertengahan 2026.

Di sisi lain, riset baterai kendaraan listrik terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pada akhir 2025, sejumlah penelitian menemukan metode baru untuk mempercepat pengisian baterai sodium-ion.

Terobosan BAIC ini menjadi langkah penting dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik. Dengan dukungan investasi berkelanjutan, teknologi ini berpotensi digunakan secara luas, terutama pada kendaraan entry-level dan wilayah dengan kondisi suhu ekstrem.

Berita Terkait

Kasus Damkar Sungai Penuh Masuk Babak Baru, Kejari Sinyalkan Tersangka Bulan Ini
Bukan Sekadar Potong Masa Pidana, 1.711 Warga Binaan Bengkulu Dapat Remisi Kemerdekaan
Jalan Bukik Kubang Terancam Putus, PUPR Dharmasraya Pasang 14 Box Culvert
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Gunung Kerinci via Solok Selatan Patahkan Mitos 5 Hari, Enam Pendaki Tuntas dalam 30 Jam
Di Tengah Polemik Fee, Pengurus P3-TGAI Pastikan Program Irigasi Berjalan Tanpa Pungutan
IMF Ungkap Peta Utang Dunia 2026: AS Pecahkan Rekor, Posisi Indonesia Justru Bikin Lega
Kejagung Tambah Tersangka Baru Kasus TPPU Febrie Adriansyah, NH Langsung Ditahan Tanpa Borgol
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kasus Damkar Sungai Penuh Masuk Babak Baru, Kejari Sinyalkan Tersangka Bulan Ini

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Bukan Sekadar Potong Masa Pidana, 1.711 Warga Binaan Bengkulu Dapat Remisi Kemerdekaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Jalan Bukik Kubang Terancam Putus, PUPR Dharmasraya Pasang 14 Box Culvert

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Gunung Kerinci via Solok Selatan Patahkan Mitos 5 Hari, Enam Pendaki Tuntas dalam 30 Jam

Berita Terbaru