Longsor dan Pohon Tumbang di KM 35 Puncak, Truk Terjebak

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Longsor dan pohon tumbang melanda ruas jalan nasional KM 35 kawasan Puncak Sungai Penuh, Jambi, yang menghubungkan Tapan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kondisi ini menghambat arus kendaraan, terutama truk. Polisi mengimbau masyarakat tetap waspada saat melintas.

Kasi Humas Polres Kerinci IPTU D.S. Sitinjak menyampaikan bahwa petugas masih membersihkan material longsor di lokasi. Hingga kini, akses jalan belum kembali normal, terutama bagi kendaraan angkutan berat.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas. Saat ini hanya kendaraan roda dua dan mobil minibus yang dapat melintas secara terbatas, sedangkan truk belum bisa melintas,” kata IPTU Sitinjak.

Polres Kerinci juga meminta masyarakat menghindari jalur tersebut jika tidak dalam keadaan mendesak. Curah hujan yang tinggi masih berpotensi memicu longsor susulan.

Baca Juga :  Kejari Sita Dua Brankas Damkar, Isi Masih Dirahasiakan

Selain itu, pengendara harus memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengurangi kecepatan di titik rawan, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan tidak memaksakan diri melintas jika kondisi tidak memungkinkan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Personel Polsek Sungai Penuh langsung menuju lokasi untuk mengecek kondisi dan menangani situasi awal.

“Di lokasi, kami menemukan empat titik longsor. Dua titik menutup sebagian badan jalan dan masih bisa dilalui kendaraan kecil, sementara dua titik lain disertai pohon tumbang yang menghambat akses,” ujar IPTU Sitinjak.

Baca Juga :  Kuliah Umum di Unja, Walikota Alfin Tekankan Konsistensi dan Kerja Keras

Kapolsek Sungai Penuh AKP Eko Munkoid memimpin penanganan bersama personel. Sekitar pukul 23.00 WIB, petugas gabungan bersama operator alat berat dari Balai Jalan PUPR Provinsi Jambi mulai membersihkan material longsor dan pohon tumbang.

Namun, alat berat mengalami kerusakan pada bagian selang sekitar pukul 23.30 WIB. Kondisi ini sempat menghentikan proses pembersihan dan menghambat penanganan di lapangan.

Saat ini, tujuh truk masih tertahan di lokasi karena akses belum terbuka. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Polres Kerinci terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk mempercepat penanganan. Instansi terkait juga menurunkan tambahan alat berat agar akses jalan segera kembali normal.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Gerakan 3S Sungai Penuh Jadi Sorotan Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Gotong Royong Lawan Stunting
Fly Over Jambi–Sumbar Diusulkan, Sungai Penuh Bidik Jalur Cepat, Ini Dampaknya
3S Sungai Penuh Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berbuah Dampak Nyata
Sungai Penuh Borong Penghargaan Nasional: HKI Lagu Daerah hingga Stunting
Sekda Sungai Penuh Soroti Tata Kelola Pasar Tanjung Bajure, Dorong Perubahan Sistem Pengelolaan
Seleksi Dewas Tirta Khayangan, Tiga Kandidat Lolos UKK
Polisi Selidiki Dugaan Pencurian di Toko Kelontong Sungai Penuh, Uang Tunai Dilaporkan Hilang
Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Penghubung Ekonomi Desa, DPRD Sungai Penuh Soroti Integrasi Usaha Warga
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB

Gerakan 3S Sungai Penuh Jadi Sorotan Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Gotong Royong Lawan Stunting

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:00 WIB

Fly Over Jambi–Sumbar Diusulkan, Sungai Penuh Bidik Jalur Cepat, Ini Dampaknya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:00 WIB

3S Sungai Penuh Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berbuah Dampak Nyata

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:00 WIB

Sungai Penuh Borong Penghargaan Nasional: HKI Lagu Daerah hingga Stunting

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB

Sekda Sungai Penuh Soroti Tata Kelola Pasar Tanjung Bajure, Dorong Perubahan Sistem Pengelolaan

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

Bocoran iPhone Lipat Picu Perang Desain Smartphone Global

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:01 WIB

Oplus_0

Otomotif

Honda BeAT 2019–2020 Masih Diburu, Harga Bekas Rp10 Jutaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:00 WIB