Kejari Sungai Penuh Periksa Dua Kadis Terkait Kasus Damkar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Penyidik Kejaksaan Negeri Sungai Penuh memanggil dua kepala dinas di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh pada Senin (23/2/2026). Penyidik menindaklanjuti dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sungai Penuh.

Selain dua kepala dinas, penyidik juga memanggil bendahara dan sejumlah pejabat terkait. Tim penyidik memeriksa mereka untuk menggali keterangan soal pengelolaan anggaran.

“Ya, ada dua kadis, bendahara dan pejabat lainnya yang penyidik panggil,” ujar sumber media ini, Minggu (22/2/2026).

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Larang Siswa Bawa Motor ke Sekolah, Ini Aturannya

Penyidik Telusuri Alur Anggaran

Sementara itu, sumber menyebutkan penyidik mengaitkan pemanggilan tersebut dengan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Damkar. Penyidik menelusuri alur penggunaan anggaran dan mengidentifikasi peran masing-masing pihak.

Hingga kini, tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi. Dalam waktu dekat, penyidik menjadwalkan pemeriksaan lanjutan guna memperkuat alat bukti.

Baca Juga :  ASN Sungai Penuh Dilarang Live Streaming Saat Jam Kerja

Kejari Belum Sampaikan Keterangan

Di sisi lain, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Moeragung Al Sonta, belum menyampaikan keterangan resmi. Wartawan menghubungi yang bersangkutan melalui pesan WhatsApp pada Senin (23/2/2026). Ia belum memberikan respons hingga berita ini terbit.

Karena itu, publik masih menunggu penjelasan resmi dari pihak kejaksaan terkait perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi di Dinas Damkar Kota Sungai Penuh.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Delapan Kursi Kepala OPD Sungai Penuh Masih Kosong, Ini Penyebab Lelang Jabatan Belum Dimulai
BAZNAS Kota Sungai Penuh Punya Nahkoda Baru, Siapa Saja yang Terpilih?
Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?
Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:04 WIB

Delapan Kursi Kepala OPD Sungai Penuh Masih Kosong, Ini Penyebab Lelang Jabatan Belum Dimulai

Senin, 6 Juli 2026 - 21:07 WIB

BAZNAS Kota Sungai Penuh Punya Nahkoda Baru, Siapa Saja yang Terpilih?

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:37 WIB

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Berita Terbaru