Kejari Sungai Penuh Bidik Bimtek Kades dan BPD

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH  Kejaksaan Negeri Sungai Penuh mulai menyelidiki dugaan pemborosan anggaran dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Retreat Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Sungai Penuh.

Panitia menggelar kegiatan tersebut di Kota Jambi pada 16–19 Desember 2025. Namun, kegiatan ini memicu kritik dari sejumlah pihak. Pasalnya, panitia memilih lokasi kegiatan di luar daerah dan menggunakan hotel berbintang.

Selain itu, sejumlah peserta menilai fasilitas kegiatan tidak sebanding dengan biaya yang mereka keluarkan. Setiap peserta membayar sekitar Rp2,8 juta per orang.

Baca Juga :  40 Warga Sungai Penuh Siap Jadi Garda Digital, Diskominfosta Bentuk KIM untuk Lawan Hoaks dan Dorong UMKM Desa

Sementara itu, sumber yang mengetahui proses tersebut menyebut penyidik kejaksaan telah memanggil beberapa panitia untuk memberikan keterangan.

“Beberapa panitia Bimtek sudah memenuhi panggilan kejaksaan,” ujar sumber tersebut.

Selanjutnya, setiap desa mengirim sekitar lima hingga enam peserta untuk mengikuti kegiatan ini. Jumlah peserta tersebut menambah sorotan terhadap besarnya anggaran kegiatan.

Selain persoalan biaya, sumber lain juga menyebut dugaan laporan pertanggungjawaban (SPJ) fiktif dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Dugaan ini semakin memperkuat kritik terhadap pelaksanaan kegiatan Bimtek.

Baca Juga :  Vasko Salurkan Bantuan Masjid dan Anak Yatim di Pesisir Selatan 

Karena itu, sejumlah pihak meminta aparat penegak hukum mengusut kasus ini secara serius dan transparan.

Dengan demikian, masyarakat berharap penyidik mengungkap seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu. Masyarakat juga berharap penyidik menjelaskan penggunaan anggaran kegiatan Bimtek secara terbuka.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Musrenbang Sumur Gedang Buka Arah Baru Pembangunan Desa 2027, Aspirasi Warga Jadi Sorotan
Pasar Beringin Jaya Dikebut, Alfin Minta Strategi Percepatan
Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah
Angkutan Tanah Kampus STKIP Disorot, Jalan Kumun Hilir Rusak dan Berdebu
Lahan 1 Hektare Jadi Gerakan Pangan, Pemdes Sumur Gedang dan Bhabinkamtibmas Tanam Jagung Tahap Kedua
Fajran Dorong BPD Perkuat Pengawasan Dana Desa
Karya Lokal Siap Naik Kelas, Pemkot Sungai Penuh Gandeng Kanwil Kemenkum Jambi
BPD Sungai Penuh Perkuat Pengawasan Dana Desa, Regulasi Terbaru Jadi Sorotan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:59 WIB

Musrenbang Sumur Gedang Buka Arah Baru Pembangunan Desa 2027, Aspirasi Warga Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 06:00 WIB

Pasar Beringin Jaya Dikebut, Alfin Minta Strategi Percepatan

Sabtu, 26 September 2026 - 10:39 WIB

Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah

Sabtu, 26 September 2026 - 08:59 WIB

Angkutan Tanah Kampus STKIP Disorot, Jalan Kumun Hilir Rusak dan Berdebu

Jumat, 25 September 2026 - 11:30 WIB

Lahan 1 Hektare Jadi Gerakan Pangan, Pemdes Sumur Gedang dan Bhabinkamtibmas Tanam Jagung Tahap Kedua

Berita Terbaru