Wagub Vasko Satukan Tiga Daerah, Sumbar Gaspol Perjuangkan Kawasan SSD Masuk Proyek Strategis Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mempercepat pengajuan kawasan Sawahlunto–Sijunjung–Dharmasraya (SSD) sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Melalui kolaborasi lintas daerah, pemerintah ingin menghadirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menarik investasi, memperluas lapangan kerja, meningkatkan daya saing, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Sumatera Barat.

Untuk memperkuat langkah tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy memimpin rapat koordinasi di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Senin (6/7/2026). Pertemuan itu menghadirkan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah, Kepala Bappeda Sumbar Zefnihan, Kepala Biro Pemerintahan Setda Sumbar Ezeddin Zain, serta jajaran organisasi perangkat daerah dari ketiga daerah.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Pemerintah Kabupaten Sijunjung, dan Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan komitmen untuk mendukung langkah Pemprov Sumbar dalam memperjuangkan usulan kawasan SSD kepada Pemerintah Pusat.

Satukan Potensi Tiga Daerah

Vasko Ruseimy menegaskan bahwa pemerintah ingin menyatukan potensi Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya ke dalam satu arah pembangunan. Menurutnya, kolaborasi antardaerah akan menghasilkan manfaat ekonomi yang jauh lebih besar daripada pembangunan yang berjalan sendiri-sendiri.

“Kita ingin pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya memiliki potensi yang saling melengkapi. Kalau kita satukan dalam satu arah pembangunan, kita yakin manfaatnya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” ujar Vasko.

Baca Juga :  Azhar Hamzah Kawal Kepentingan Sungai Penuh di RUPS-LB Bank Jambi, Soroti Arah Ekonomi Daerah

Selanjutnya, Vasko menjelaskan bahwa pemerintah merancang kawasan SSD sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi terpadu. Pemerintah akan memperkuat sektor industri, meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah, membangun konektivitas antarwilayah, mengembangkan sistem logistik, memanfaatkan energi hijau, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap aktivitas ekonomi tumbuh lebih cepat sekaligus menjangkau lebih banyak wilayah di Sumatera Barat.

Dorong Investasi dan Ciptakan Lapangan Kerja

Selain membangun konektivitas, pemerintah juga ingin menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif. Dengan demikian, dunia usaha akan berkembang lebih cepat dan masyarakat memperoleh lebih banyak peluang kerja.

“Kalau akses semakin baik, investasi akan lebih mudah masuk. Ketika investasi tumbuh, usaha masyarakat ikut berkembang, lapangan kerja bertambah, dan ekonomi daerah bergerak lebih cepat. Itu yang sedang kita siapkan bersama,” ungkap Vasko.

Lebih lanjut, Vasko menilai keberhasilan usulan tersebut bergantung pada kekompakan seluruh pemerintah daerah. Oleh sebab itu, Pemprov Sumbar bersama pemerintah kabupaten dan kota terkait menandatangani surat kesepakatan sebagai bukti komitmen untuk memenuhi seluruh persyaratan pengajuan PSN.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah menandatangani surat kesepakatan komitmen antara Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota terkait untuk berjalan bersama dalam menyiapkan seluruh persyaratan hingga usulan ini dapat disetujui Pemerintah Pusat,” tegas Vasko.

Baca Juga :  Sejarah Besar di Balik Usulan Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Fadli Zon Beri Sinyal Dukungan

Kepala Daerah Perkuat Sinergi

Melalui kesepakatan tersebut, setiap pemerintah daerah akan menyiapkan data, informasi, kajian teknis, dan dokumen pendukung. Selain itu, masing-masing daerah juga akan mempercepat penyelesaian tata ruang, perizinan, serta administrasi sesuai kewenangan.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga akan menyediakan dukungan lahan, memperkuat koordinasi lintas wilayah, menyelaraskan program pembangunan, serta mendukung Gubernur Sumbar dalam melakukan harmonisasi kebijakan, fasilitasi, advokasi, dan penyampaian usulan kepada Pemerintah Pusat.

Tidak berhenti sampai di sana, seluruh kepala daerah juga sepakat mengawal proses pengajuan melalui pendampingan, koordinasi, pemantauan, dan evaluasi hingga Pemerintah Pusat menetapkan kawasan SSD sebagai Proyek Strategis Nasional.

Dharmasraya Siap Mendukung

Sementara itu, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung langkah strategis tersebut. Menurutnya, sinergi antardaerah akan mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami siap mendukung sesuai kewenangan dan kemampuan keuangan daerah masing-masing. Harapannya, usulan ini disetujui Pemerintah Pusat sehingga dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya, maupun Sumatera Barat secara keseluruhan,” ujar Annisa.(Tim)

Berita Terkait

Mahyeldi Bongkar Bukti SPMB Sumbar Bebas Titipan, Anak Gubernur hingga Anak Sekda Sama-sama Gagal Lolos
Wako Alfin Kaget Lihat Kondisi Puskesmas Tanah Kampung, Debu hingga Sandal Pegawai Jadi Sorotan
Sejarah Besar di Balik Usulan Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Fadli Zon Beri Sinyal Dukungan
Ayah Jadi Kunci Masa Depan Anak, Pemprov Sumbar Gerakkan ASN Hadir di Hari Penting Sekolah
Dari Engineer hingga Direksi PLN, Kisah Daniel Karmel Fernando Mengawal Masa Depan Listrik Indonesia
Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026
56 Pejabat Pemkot Sungai Penuh Dilantik, Ini Nama-nama dan Jabatan Barunya
Bensin Campuran Etanol 20 Persen Makin Dekat, Pemerintah Ajak Industri Otomotif Uji Ketahanan Mesin
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:00 WIB

Wagub Vasko Satukan Tiga Daerah, Sumbar Gaspol Perjuangkan Kawasan SSD Masuk Proyek Strategis Nasional

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:30 WIB

Mahyeldi Bongkar Bukti SPMB Sumbar Bebas Titipan, Anak Gubernur hingga Anak Sekda Sama-sama Gagal Lolos

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:00 WIB

Wako Alfin Kaget Lihat Kondisi Puskesmas Tanah Kampung, Debu hingga Sandal Pegawai Jadi Sorotan

Senin, 22 Juni 2026 - 06:00 WIB

Sejarah Besar di Balik Usulan Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Fadli Zon Beri Sinyal Dukungan

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:00 WIB

Ayah Jadi Kunci Masa Depan Anak, Pemprov Sumbar Gerakkan ASN Hadir di Hari Penting Sekolah

Berita Terbaru