JAKARTA – Cara masyarakat mengakses mobil kini berubah. Dahulu, konsumen selalu membayar uang muka besar dan cicilan panjang untuk membeli mobil. Namun, kini banyak orang memilih model lebih fleksibel melalui skema berlangganan.
Tren ini muncul di Indonesia, sehingga Hyundai Indonesia meluncurkan Hyundai Subscribe, program berlangganan kendaraan pertama di kawasan ASEAN.
Wahyu Seto, General Manager Hyundai Indonesia, menjelaskan bahwa riset internal perusahaan menemukan pergeseran perilaku konsumen. Artinya, semakin banyak orang tidak lagi melihat kepemilikan mobil sebagai satu-satunya pilihan dan mulai mencari alternatif yang sesuai kebutuhan mobilitas harian.
“Dengan subscription, pelanggan tidak perlu terbebani proses kepemilikan jangka panjang. Mereka bisa memilih paket berlangganan sesuai kebutuhan,” ujar Wahyu Seto di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Dalam skema Hyundai Subscribe, pelanggan membayar biaya bulanan yang mencakup perawatan, asuransi, dan STNK. Selain itu, Hyundai menyiapkan unit pengganti jika kendaraan bermasalah, bahkan menawarkan model kelas sama atau lebih tinggi.
Program ini menawarkan paket untuk kendaraan baru selama 12–60 bulan dengan biaya mulai Rp16 juta per bulan. Sementara itu, konsumen yang ingin opsi jangka pendek dapat memilih paket tiga bulan dengan kendaraan bekas.
Di sisi lain, Hyundai memperluas pilihan model. Sebelumnya hanya tersedia untuk Ioniq 5 dan Ioniq 5 N, kini perusahaan menambah model lain berdasarkan masukan pelanggan, termasuk kemungkinan menghadirkan model EV tambahan serta Stargazer.
Dengan demikian, Hyundai memberi alternatif bagi masyarakat yang menginginkan mobilitas fleksibel tanpa membeli mobil secara konvensional, tetap dengan kenyamanan dan layanan penuh.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









