JAKARTA – PT Sentosa Bersama Mitra (SBM), perusahaan milik pengusaha Happy Hapsoro, kembali melepas sebagian kepemilikan saham di PT Minna Padi Investama Tbk (PADI). Setelah aksi ini, porsi saham publik naik hingga 98,056%.
SBM mulai masuk sebagai pemegang saham PADI pada Februari 2025 dengan kepemilikan 5,75%. Saat itu, SBM membeli 650 juta lembar saham di harga Rp15 per saham dengan total nilai transaksi sekitar Rp9,75 miliar.
Namun pada awal Maret 2026, SBM melepas 121,5 juta lembar saham PADI. Perusahaan menjual saham tersebut di harga Rp132 per lembar dan mengantongi dana sekitar Rp16,03 miliar.
Selisih harga beli dan jual membuat SBM mencatat keuntungan sekitar 780% dari investasi awal di saham PADI.
Setelah transaksi itu, nama SBM tidak lagi muncul dalam daftar pemegang saham dengan porsi di atas 5%. Meski begitu, data kepemilikan menunjukkan SBM masih memegang sekitar 4,67% saham PADI.
Di sisi lain, porsi investor publik terus meningkat dan mencapai 98,056% per 31 Maret 2026.
Minat investor terhadap saham PADI juga melonjak sejak Desember 2025. Lonjakan itu terjadi seiring kenaikan harga saham yang sempat menembus lebih dari 100% pada akhir tahun.
Jumlah pemegang saham PADI bertambah 21.972 investor pada Desember 2025. Kemudian naik lagi 12.629 investor pada Januari 2026 dan bertambah 20.206 investor pada Februari 2026.
Pada perdagangan Selasa (14/4), saham PADI turun 3,76% ke level Rp128 per saham. Dengan laba per saham Rp0,16 pada tahun buku 2025, saham PADI mencatat price to earnings ratio (PER) 798,51 kali.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









