Donald Trump Santai Harga BBM Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menanggapi santai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Amerika Serikat yang muncul setelah konflik dengan Iran memicu gejolak energi global.

Pertama, Trump menegaskan dirinya tidak khawatir terhadap kenaikan harga bensin tersebut. Ia menilai kenaikan harga energi tidak menjadi persoalan besar dibanding kepentingan keamanan nasional.

“Saya tidak punya kekhawatiran tentang itu,” kata Trump dalam wawancara dengan Reuters, Jumat (6/3/2026).

Selain itu, Trump juga meyakini harga bensin akan turun dengan cepat setelah konflik berakhir. Namun demikian, ia tetap menilai kenaikan harga bensin bukan persoalan besar.

“Harga akan turun sangat cepat ketika semua ini selesai. Jika naik, ya naik saja. Hal ini jauh lebih penting daripada harga bensin naik sedikit,” ujarnya.

Baca Juga :  Produksi Gula Tebu Kayu Aro Anjlok, Petani Beralih ke Kentang

Sementara itu, konflik dengan Iran mendorong kenaikan harga bensin di Amerika Serikat sekitar 20 sen per galon atau sekitar 7% dalam beberapa hari terakhir. Jika dikonversi ke rupiah, kenaikan tersebut setara sekitar Rp3.360 per galon atau sekitar Rp880–Rp900 per liter.

Meski demikian, Trump menegaskan pemerintah tidak akan menggunakan cadangan minyak darurat nasional, yaitu Strategic Petroleum Reserve. Pemerintah Amerika Serikat menyimpan cadangan minyak terbesar di dunia itu di jaringan gua garam bawah tanah di negara bagian Louisiana dan Texas.

Baca Juga :  Arab Saudi–Mesir Bangun Koridor Logistik Baru, Hindari Selat Hormuz

Di sisi lain, Trump juga meyakini jalur perdagangan minyak dunia di Selat Hormuz akan tetap terbuka. Jalur laut yang berada di dekat pantai selatan Iran itu menyalurkan sekitar 20% pasokan minyak global.

Bahkan, Trump meremehkan kekuatan armada laut Iran. Ia menilai kekuatan militer laut negara tersebut tidak lagi menjadi ancaman.

“Angkatan laut mereka berada di dasar laut,” kata Trump.

Sebelumnya, Trump sempat memuji penurunan harga bensin dalam pidato kenegaraan di Kongres Amerika Serikat. Namun kini, eskalasi konflik di Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran pasar energi global terkait potensi gangguan pasokan minyak dunia.

Berita Terkait

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026
Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

SK 196 CPNS Sungai Penuh Rampung, Kapan Diserahkan?

Sabtu, 22 Agu 2026 - 19:19 WIB