JAKARTA – Musim pembagian dividen tahun buku 2025 mulai memanas. Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung mengumumkan pembagian dividen, terutama dari kelompok saham unggulan LQ45. Investor kini berburu saham dengan imbal hasil dividen tinggi.
Di antara deretan emiten tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tampil paling mencolok. Bank pelat merah ini mencatatkan rasio dividend payout hingga 92% dari laba bersih. Angka ini menjadikan BBRI sebagai emiten paling royal dalam membagikan keuntungan kepada pemegang saham.
BBRI Tebar Dividen Jumbo
Manajemen BBRI menetapkan dividen tunai sebesar Rp346 per saham. Total nilai dividen yang dibagikan mencapai Rp52,1 triliun untuk tahun buku 2025.
Langkah ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi investor. BBRI juga memastikan jadwal pembayaran dividen jatuh pada 8 Mei 2026.
Tidak hanya besar dari sisi nominal, dividen BBRI juga menarik dari sisi imbal hasil. Dividend yield tercatat mencapai sekitar 10% secara trailing twelve months (TTM), angka yang tergolong tinggi di pasar saham Indonesia.
Jadi yang Tertinggi di LQ45
Data riset Bloomberg Technoz per 29 April 2026 menempatkan BBRI di posisi teratas dalam daftar emiten LQ45 dengan payout ratio terbesar.
Setidaknya ada delapan emiten unggulan yang telah mengumumkan dividen tunai. Namun, tidak ada yang mampu melampaui rasio pembagian laba milik BBRI.
Kondisi ini memperkuat daya tarik saham BBRI di tengah persaingan ketat antar emiten blue chip. Investor yang mengincar pendapatan pasif dari dividen tentu melihat peluang besar dari saham ini.
Tren Berburu Saham Dividen
Minat investor terhadap saham dengan dividen tinggi terus meningkat. Ketidakpastian pasar global mendorong banyak pelaku pasar mencari instrumen yang lebih stabil.
Saham dengan fundamental kuat dan konsisten membagikan dividen besar menjadi pilihan utama. Selain potensi capital gain, investor juga mengantongi pemasukan rutin dari dividen.
BBRI berhasil memanfaatkan momentum ini. Kinerja keuangan yang solid memungkinkan perusahaan membagikan sebagian besar labanya tanpa mengganggu ekspansi bisnis.
Prospek Saham BBRI ke Depan
Keputusan membagikan dividen besar biasanya memberi sentimen positif terhadap harga saham. Namun, investor tetap perlu mencermati faktor lain seperti kinerja laba ke depan, kondisi makroekonomi, dan arah suku bunga.
Jika BBRI mampu menjaga pertumbuhan laba, peluang untuk mempertahankan kebijakan dividen tinggi masih terbuka. Hal ini bisa memperkuat posisi BBRI sebagai salah satu saham favorit di pasar modal Indonesia.
Dengan kombinasi yield tinggi dan fundamental kuat, BBRI kini tidak hanya menarik bagi investor jangka panjang, tetapi juga bagi pemburu dividen dalam jangka pendek.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









