Dihujani Kritik Meski Clean Sheet, Paes Jadi Kambing Hitam Ajax?

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Maarten Paes kembali mencuri perhatian saat membela Ajax Amsterdam pada pekan ke-25 Eredivisie 2025–2026. Ajax bertandang ke markas PEC Zwolle di Stadion MAC³PARK, Minggu (1/3/2026), dan laga berakhir tanpa gol.

Paes menjaga gawangnya tetap aman. Ia membaca arah bola dengan cepat, menutup ruang tembak, dan menggagalkan sejumlah peluang lawan. Namun, kritik tetap datang. Kali ini, sorotan mengarah pada distribusi bolanya.

Angka Tak Berbohong

Marciano Vink langsung menyoroti performa kolektif Ajax. Ia melihat tim kehilangan kendali permainan sejak awal. Statistik memperlihatkan Ajax kehilangan bola 157 kali sepanjang laga. Angka itu jauh melampaui rata-rata Eredivisie yang berada di kisaran 120 kali per pertandingan.

Kenneth Perez kemudian mengarahkan kritiknya kepada Paes. Ia menilai sang kiper terlalu berani mengambil risiko dalam mengalirkan bola. Beberapa umpan justru memicu tekanan baru dari lawan.

Baca Juga :  Profil Jung Ho-young, Middle Blocker Andalan Red Sparks V-League

Paes mencatat 50 sentuhan bola. Ia menyelesaikan 32 dari 41 operan pendek. Namun, ia hanya mengarahkan enam dari 14 umpan panjang tepat ke rekan setim. Angka itu menunjukkan ruang evaluasi yang jelas.

Kieft: Jangan Hanya Salahkan Kiper

Wim Kieft tidak tinggal diam. Legenda Belanda itu menilai publik terlalu cepat menunjuk Paes sebagai sumber masalah.

Menurut Kieft, para pemain Ajax gagal menawarkan opsi umpan yang aman. Mereka juga tidak mampu keluar dari pressing agresif PEC Zwolle. Situasi itu memaksa Paes mengambil keputusan dalam tekanan tinggi.

Kieft bahkan mempertanyakan respons pelatih Fred Grim. Ia melihat tim kehilangan arah, tetapi ia tidak melihat perubahan berarti dari pinggir lapangan. Tanpa solusi taktis yang jelas, para pemain terus mengulang kesalahan yang sama.

Baca Juga :  Senam Bareng ASN, BPS Padang Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026

Ujian Sesungguhnya Baru Dimulai

Paes tetap mencatat dua clean sheet beruntun bersama Ajax. Catatan itu memberi fondasi kuat bagi posisinya di bawah mistar. Namun, tantangan sesungguhnya bukan hanya soal mencegah gol.

Ajax menuntut kiper yang mampu memulai serangan, mengatur tempo, dan membaca tekanan lawan. Paes kini harus membuktikan bahwa ia mampu memenuhi tuntutan tersebut.

Performa melawan PEC Zwolle memperlihatkan dua sisi berbeda. Ia tampil tangguh saat bertahan, tetapi ia masih perlu meningkatkan akurasi distribusi. Jika ia berhasil memperbaiki detail itu, ia tidak hanya membungkam kritik, tetapi juga mengukuhkan tempatnya sebagai pilihan utama di Ajax.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Registrasi Kartu SIM Baru Wajib Verifikasi Wajah, Ini Aturan dan Cara Daftarnya
Dari Puskesmas ke Pusat Kebijakan, Aflizar Akhiri Pengabdian sebagai ASN
Rekor Messi di Ujung Tanduk, Mbappe Tinggal Satu Gol Lagi Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia
Maroko Pulangkan Belanda dari Piala Dunia 2026 Lewat Adu Penalti, Singa Atlas Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Brasil vs Jepang Piala Dunia 2026: Bangkit di Injury Time, Martinelli Antar Selecao ke Babak 16 Besar
Brasil Vs Jepang Berebut Tiket 16 Besar, Adu Tajam Vinicius dan Samurai Biru Jadi Sorotan
Veda Ega Gagal Finis di Assen, Hakim Danish Rebut Posisi Enam Klasemen Moto3 2026
Drama di Assen, Veda Ega Sempat Kuasai Barisan Depan, Crash Buyarkan Asa Raih Podium Moto3 Belanda 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:34 WIB

Registrasi Kartu SIM Baru Wajib Verifikasi Wajah, Ini Aturan dan Cara Daftarnya

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dari Puskesmas ke Pusat Kebijakan, Aflizar Akhiri Pengabdian sebagai ASN

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:00 WIB

Rekor Messi di Ujung Tanduk, Mbappe Tinggal Satu Gol Lagi Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:00 WIB

Maroko Pulangkan Belanda dari Piala Dunia 2026 Lewat Adu Penalti, Singa Atlas Tantang Kanada di Babak 16 Besar

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:00 WIB

Brasil vs Jepang Piala Dunia 2026: Bangkit di Injury Time, Martinelli Antar Selecao ke Babak 16 Besar

Berita Terbaru