Delhi Larang Motor Bensin Mulai 2028, Hanya Motor Listrik yang Boleh Dijual

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah New Delhi mengambil langkah tegas untuk menekan polusi udara. Mereka menyiapkan aturan baru yang melarang penjualan motor bensin mulai 1 April 2028.

Dalam draf kebijakan kendaraan listrik (EV Policy 2.0), pemerintah hanya mengizinkan pendaftaran sepeda motor listrik di wilayah ibu kota India. Artinya, masyarakat tidak bisa lagi membeli motor berbahan bakar bensin dalam dua tahun ke depan.

Pemerintah menilai sektor transportasi, terutama roda dua, menjadi penyumbang besar polusi di Delhi. Jumlah motor yang terus meningkat membuat kualitas udara semakin memburuk.

Baca Juga :  Mobil Listrik Baru BYD Atto 1: Jarak Tempuh 380 Km, Harga Mulai Rp221 Jutaan

Untuk mempercepat peralihan, pemerintah menyiapkan berbagai insentif. Mereka memberi subsidi untuk motor listrik dengan harga di bawah 225.000 Rupee atau sekitar Rp 42 juta.

Pada tahun pertama, pemerintah memberikan insentif sebesar 10.000 Rupee per kWh dengan batas maksimal 30.000 Rupee per unit. Tahun berikutnya, nilai subsidi turun menjadi 20.000 Rupee, lalu 10.000 Rupee pada tahun ketiga.

Pemerintah juga menawarkan tambahan insentif 10.000 Rupee bagi pemilik yang menukar motor bensin lama berstandar BS-IV ke bawah. Program ini mendorong masyarakat segera beralih ke kendaraan listrik.

Baca Juga :  Alva N3 Diuji di Jalanan, Motor Listrik Murah Ini Punya Banyak Keunggulan

Tak hanya itu, pemerintah membebaskan pajak jalan dan biaya pendaftaran hingga 100 persen untuk semua motor listrik selama program berlangsung.

Saat ini, pemerintah masih membuka uji publik selama 30 hari sebelum mengesahkan aturan tersebut. Mereka ingin menyerap masukan dari berbagai pihak.

Jika aturan ini resmi berlaku, Delhi berpotensi menjadi pelopor larangan motor bensin di India. Namun, pemerintah tetap menghadapi tantangan besar, terutama soal kesiapan infrastruktur pengisian daya dan harga motor listrik yang masih relatif tinggi.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Penjualan Mobil PHEV Anjlok, Ini Penyebabnya
Geely Bangkitkan Volga, Legenda Uni Soviet Kini Dirakit di Pabrik Volkswagen
Honda Buka Pemesanan Super One “Brio Listrik” Mulai 16 April 2026
Honda Vario 125 Street Meluncur, Skutik Adventure Rp 32 Jutaan
Dedi Mulyadi Beli Motor Warga Usai Dipersulit Urus STNK Tanpa KTP Pemilik Lama
Royal Enfield Rilis Motor Listrik Retro Flying Flea C6, Harga Mulai Rp 37 Jutaan
Honda CBR250RR 2026 Meluncur, Hadir dengan Warna Silver Baru yang Lebih Terjangkau
Hino Uji B50: Truk dan Bus Tembus 40.000 Km Tanpa Gangguan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:00 WIB

Delhi Larang Motor Bensin Mulai 2028, Hanya Motor Listrik yang Boleh Dijual

Jumat, 17 April 2026 - 10:00 WIB

Penjualan Mobil PHEV Anjlok, Ini Penyebabnya

Jumat, 17 April 2026 - 06:00 WIB

Geely Bangkitkan Volga, Legenda Uni Soviet Kini Dirakit di Pabrik Volkswagen

Kamis, 16 April 2026 - 14:00 WIB

Honda Buka Pemesanan Super One “Brio Listrik” Mulai 16 April 2026

Kamis, 16 April 2026 - 04:00 WIB

Honda Vario 125 Street Meluncur, Skutik Adventure Rp 32 Jutaan

Berita Terbaru

Oplus_0

Investasi

Oki Ramadhana Calon Dirut BEI 2026–2030, Didukung Danantara

Sabtu, 18 Apr 2026 - 09:00 WIB

Oplus_0

Ekonomi

SPBU Swasta Belum Turunkan Harga BBM, Tunggu Pemerintah

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:00 WIB