BSE Sensex Turun 1,37 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Indeks saham utama India, BSE Sensex, turun pada perdagangan Kamis (6/3/2026). Secara keseluruhan, indeks melemah 1,37% atau 1.097 poin, sehingga menutup sesi di angka 78.918,90.

Pembukaan dan Pergerakan Harian

Pada awal sesi, Sensex dibuka pada 79.658,99, kemudian mencapai titik tertinggi 79.753,03. Namun, indeks bergerak turun ke titik terendah 78.812,18 sebelum menutup sesi. Penurunan ini melanjutkan tren negatif sejak penutupan sebelumnya di 80.015,90.

Performa Mingguan dan 52 Minggu

Selain itu, selama 52 minggu terakhir, indeks bergerak di kisaran 71.425,01 hingga 86.159,02. Penurunan harian ini menarik perhatian para investor karena memperpanjang tren negatif Sensex untuk sesi ketiga berturut-turut.

Baca Juga :  BSE Sensex Bergerak Negatif, Investor Tunggu Sentimen Global

Faktor dan Dampak

Beberapa analis menilai, sentimen global dan volatilitas pasar saham internasional menekan pergerakan indeks. Dengan demikian, investor harus memantau saham komponen utama Sensex untuk menentukan strategi investasi yang tepat.

Saham dan Komponen Utama

Sensex menampilkan kinerja 30 perusahaan terbesar dan paling likuid di Bombay Stock Exchange (BSE). Di antaranya, saham unggulan yang menarik perhatian investor termasuk Reliance Industries, ICICI Bank, dan HDFC Bank.

Baca Juga :  BMRI Sideways 4 Mei 2026, Investor Tahan Aksi Sambil Tunggu Sinyal Baru

Prospek Pasar

Meskipun Sensex melemah pada sesi ini, sejumlah analis melihat peluang rebound jangka pendek apabila kondisi pasar global stabil. Oleh karena itu, investor perlu tetap cermat memilih saham dan memperhatikan berita ekonomi yang memengaruhi pasar India.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar
Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal
Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia
Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
Job Fair Jakarta Utara 2026 Dibuka, Puluhan Perusahaan Cari Karyawan Baru dari Berbagai Bidang
AirAsia Siapkan Maskapai Baru, Siap Ekspansi Besar di Tengah Tekanan Harga Minyak
Kabar Baik untuk Tukang Ojek dan Sopir Angkot, 6,7 Juta Pekerja Rentan Kini Dapat BPJS Gratis
Rupiah 8 Mei 2026 Bertahan di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 04:00 WIB

GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:00 WIB

Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:06 WIB

Job Fair Jakarta Utara 2026 Dibuka, Puluhan Perusahaan Cari Karyawan Baru dari Berbagai Bidang

Berita Terbaru

Oplus_0

Bengkulu

Bengkulu Dorong Ekonomi Berbasis Data dan Kolaborasi Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:00 WIB