JAKARTA – Peluang bagi atlet, mantan atlet, serta tenaga keolahragaan untuk melanjutkan pendidikan tinggi kembali hadir melalui Program Beasiswa Bidang Keolahragaan Kemenpora-LPDP 2026 Tahap 2.
Program ini membuka akses pendidikan jenjang magister (S2) dan doktor (S3) bagi para pelaku olahraga yang ingin meningkatkan kemampuan akademik sekaligus memperkuat kontribusi mereka untuk dunia olahraga nasional.
Karena itu, calon peserta perlu mempersiapkan diri sejak awal. Kemenpora telah menetapkan sejumlah aturan mulai dari batas usia, dokumen administrasi, hingga alur pendaftaran yang harus peserta ikuti.
Kemenpora-LPDP Siapkan Beasiswa Khusus Insan Olahraga
Beasiswa Kemenpora-LPDP 2026 Tahap 2 hadir melalui dua jalur utama, yaitu jalur penghargaan prestasi dan jalur peningkatan prestasi.
Kedua jalur tersebut memiliki kriteria berbeda. Peserta perlu memilih jalur yang sesuai dengan rekam jejak dan latar belakang masing-masing.
Melalui program ini, pemerintah ingin memperluas kesempatan pendidikan bagi atlet berprestasi serta tenaga profesional yang bergerak di sektor olahraga.
Syarat Jalur Penghargaan Prestasi
Peserta yang memilih jalur penghargaan prestasi harus memenuhi batas usia yang berlaku.
Untuk jenjang magister, peserta maksimal berusia 45 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran. Sementara itu, peserta jenjang doktor maksimal berusia 50 tahun.
Selain memenuhi usia, peserta juga wajib menyiapkan beberapa dokumen pendukung.
Dokumen tersebut mencakup KTP, ijazah terakhir, transkrip nilai, serta surat keterangan prestasi dari kejuaraan internasional.
Peserta juga harus membawa surat pengantar beasiswa sesuai format yang ditentukan. Surat tersebut perlu mendapatkan tanda tangan Ketua Umum atau Sekretaris Jenderal KOI/NPCI/IOCO.
Kemudian, peserta perlu melampirkan surat pernyataan kebenaran dokumen sebagai bentuk komitmen atas data yang dikirimkan.
Syarat Jalur Peningkatan Prestasi
Jalur peningkatan prestasi memberikan kesempatan bagi olahragawan, mantan olahragawan, dan tenaga keolahragaan.
Untuk jenjang magister, batas usia peserta maksimal 40 tahun. Sedangkan jenjang doktor memiliki batas usia maksimal 45 tahun.
Olahragawan dan mantan olahragawan perlu mengumpulkan dokumen seperti KTP, ijazah terakhir, transkrip nilai, serta bukti prestasi dari kompetisi tingkat nasional.
Sementara itu, tenaga keolahragaan memiliki persyaratan tambahan. Mereka perlu menunjukkan surat penugasan dalam lima tahun terakhir, sertifikat atau lisensi keahlian, serta dokumen pendukung sesuai bidang pekerjaan.
Selain itu, peserta harus menyiapkan surat pengantar beasiswa dari pimpinan instansi dan surat pernyataan kebenaran dokumen.
Tahapan Daftar Beasiswa Kemenpora-LPDP 2026
Calon peserta dapat memulai pendaftaran melalui laman resmi sistem beasiswa Kemenpora.
Langkah pertama, peserta perlu masuk menggunakan akun yang sudah tersedia. Bagi pengguna baru, peserta harus membuat akun terlebih dahulu.
Setelah berhasil masuk, peserta dapat memperbarui data pribadi dan mengunggah seluruh dokumen yang menjadi syarat.
Selanjutnya, peserta melakukan sinkronisasi data serta memasukkan informasi kemampuan bahasa Inggris, rencana studi, surat pengantar organisasi, dan surat pernyataan.
Setelah semua data lengkap, peserta dapat mengajukan rekomendasi melalui menu “Ajukan Rekomendasi”.
Proses tersebut membantu tim verifikator memeriksa kelengkapan dan kesesuaian data peserta.
Jika dokumen belum lengkap, peserta perlu memperbaiki berkas terlebih dahulu. Namun, setelah peserta mengirim pengajuan rekomendasi, sistem tidak memberikan kesempatan untuk mengubah data.
Proses Seleksi dan Rekomendasi Peserta
Setelah pengajuan masuk, tim verifikator melakukan pemeriksaan terhadap portofolio peserta.
Tim akan menilai kesesuaian dokumen, prestasi, serta kelengkapan persyaratan.
Peserta yang memenuhi kriteria akan menerima surat rekomendasi melalui akun pendaftaran masing-masing.
Dengan surat tersebut, peserta dapat melanjutkan proses berikutnya sesuai ketentuan program.
Dorong Masa Depan Atlet Indonesia
Program Beasiswa Kemenpora-LPDP 2026 Tahap 2 memberikan ruang bagi insan olahraga untuk mengembangkan kemampuan akademik.
Selain itu, penerima beasiswa dapat memperluas wawasan dan meningkatkan profesionalitas di bidang olahraga.
Oleh sebab itu, calon peserta perlu memperhatikan setiap persyaratan agar proses pendaftaran berjalan lancar.
FAQ
Apa itu Beasiswa Kemenpora-LPDP 2026 Tahap 2?
Beasiswa ini merupakan program pendidikan bagi insan olahraga yang ingin melanjutkan studi S2 atau S3.
Siapa saja yang dapat mendaftar?
Program ini terbuka bagi olahragawan, mantan olahragawan, dan tenaga keolahragaan yang memenuhi ketentuan.
Berapa batas usia pendaftar?
Batas usia berbeda sesuai jalur dan jenjang pendidikan. Jalur penghargaan prestasi memiliki batas usia lebih tinggi dibanding jalur peningkatan prestasi.
Dokumen apa saja yang perlu disiapkan?
Peserta perlu menyiapkan identitas diri, ijazah, transkrip nilai, bukti prestasi atau surat penugasan, surat pengantar, dan surat pernyataan dokumen.
Apakah data masih bisa berubah setelah mengajukan rekomendasi?
Tidak. Peserta tidak dapat mengubah data setelah mengirim pengajuan rekomendasi.
Bagaimana peserta mengetahui hasil rekomendasi?
Peserta dapat melihat surat rekomendasi melalui akun pendaftaran masing-masing setelah proses verifikasi selesai.(Tim)









