Sungai Penuh – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mengajak masyarakat menanamkan pendidikan agama Islam sejak usia dini. Ia mengatakan, membiasakan nilai keagamaan sejak kecil dapat menjadi benteng bagi generasi muda menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks. Oleh karena itu, Alfin menekankan peran keluarga dalam mendidik anak.
Alfin menyampaikan ajakan itu saat menerima Ketua Lembaga Adat Enam Luhah Sungai Penuh dan panitia peringatan HUT ke-1 PT Tren Gen Horizon di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2026). Selain itu, pertemuan ini memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.
Keluarga Jadi Madrasah Pertama
Alfin menegaskan, keluarga harus menjadi madrasah pertama bagi anak. Dengan demikian, orang tua memegang peran utama dalam membentuk karakter anak sejak dini.
“Orang tua menentukan masa depan anak. Jangan biarkan anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai daripada mengaji,” tegas Alfin.
Orang Tua Harus Awasi Gawai
Selain itu, Alfin meminta orang tua aktif mengawasi penggunaan telepon pintar anak. Ia mendorong anak mengikuti kegiatan positif, termasuk membaca Al-Qur’an setelah pulang sekolah.
Perkuat Pendidikan Al-Qur’an dan Kitab Kuning
Alfin menekankan, pendidikan Al-Qur’an memperkuat pemahaman agama dan membentuk disiplin serta tanggung jawab. Selain itu, ia mendorong masyarakat mempelajari kitab kuning untuk memahami fikih, akidah, dan akhlak.
Ajak Warga Mengajar di Lingkungan Sendiri
Alfin menyadari keterbatasan pengajar yang menguasai kitab kuning. Oleh sebab itu, ia mengajak warga yang kompeten membuka pengajian di lingkungan masing-masing agar masyarakat dapat belajar agama lebih mudah.
Kolaborasi Pemerintah, Tokoh Adat, dan Masyarakat
Alfin berharap pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat bersinergi memperkuat pendidikan agama.
“Pendidikan agama bukan hanya bekal dunia, tetapi juga investasi akhirat,” ujarnya.
Optimistis Lahirkan Generasi Berintegritas
Dengan kolaborasi semua pihak, Alfin optimistis generasi Sungai Penuh yang religius, disiplin, dan berintegritas akan muncul. Dengan begitu, masyarakat dapat menghadapi tantangan sosial di masa depan dengan lebih kuat.(*)
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









