AHY Dorong Engineering untuk Masa Depan Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan peran strategis engineering dalam menghadapi tantangan global. Ia juga menilai rekayasa teknologi mampu mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

AHY menyampaikan hal tersebut dalam forum World Engineering Day for Sustainable Development 2026 yang berlangsung di Jakarta, Rabu (4/3).

Forum tersebut mempertemukan para pemimpin organisasi profesi, menteri, insinyur, inovator, serta perwakilan lembaga internasional. Mereka berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai solusi pembangunan global melalui tema Smart Engineering for Sustainable Future.

Baca Juga :  Ancaman PHK PPPK Paruh Waktu 2026, Ini Solusi Selamat

Menurut AHY, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menghasilkan inovasi sekaligus solusi nyata bagi berbagai tantangan pembangunan. Karena itu, ia mendorong sinergi kuat antara pemerintah, akademisi, dan sektor industri.

Lebih lanjut, AHY menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 70 ribu pulau menghadapi tantangan geografis yang kompleks. Kondisi tersebut menuntut pemerintah untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.

Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur inklusif, peningkatan ketahanan iklim, serta percepatan transformasi digital. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat pembangunan bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga :  AHY Tekankan Pengendalian Tata Ruang untuk Cegah Bencana

“Kita harus memastikan pembangunan itu menguntungkan semua penduduk, baik di wilayah urban maupun rural,” ujar AHY.

Forum tersebut juga dihadiri Presiden Institution of Engineers Indonesia Ilham Akbar Habibie, Presiden World Federation of Engineering Organizations Seng Chuan Tan, serta Past President PII Heru Dewanto.

Selain itu, Menteri Perumahan Nasional dan Fasilitas Sosial Republik Zimbabwe Paul Mavima juga menghadiri forum tersebut. Turut hadir Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum Boby Ali Ashari serta Wakil Ketua Umum PII Agus Taufik Mulyono.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti
BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak
Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen
Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen
Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit
Dolar AS Tembus Rp17.421, Rupiah Tertekan akibat Penguatan Pasar Global
Bansos Digital Mulai Juni 2026, Pemerintah Benahi Data Penerima
Kemendagri Minta e-KTP Tak Lagi Difotokopi, Dorong Layanan Lebih Praktis dan Digital
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00 WIB

BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:00 WIB

Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:40 WIB

Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:00 WIB

Dolar AS Tembus Rp17.421, Rupiah Tertekan akibat Penguatan Pasar Global

Berita Terbaru