AHY Cek Progres Sekolah Rakyat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALBAR – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengecek langsung pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (KALBAR), Senin (2/3/2026). Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi AHY untuk meninjau progres pembangunan secara langsung dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana.

Bagian dari Visi Presiden

Pembangunan Sekolah Rakyat termasuk dalam visi Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan kemiskinan. Program ini memberi anak-anak dari keluarga prasejahtera akses pendidikan berkualitas dan gratis. Selain itu, pembangunan sekolah ini menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden.

Baca Juga :  AHY Lepas 118 Peserta Mudik Kemenko Infrastruktur

“Ini adalah visi besar Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera agar mendapatkan pendidikan yang baik, berkualitas, dan gratis. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur pendidikan seperti ini akan berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Menko AHY.

Tiga Proyek Sekolah Rakyat di Kalbar

Di Kalimantan Barat, pemerintah membangun tiga proyek Sekolah Rakyat. Satu berada di Kota Pontianak, sementara satu dikelola Pemerintah Kota Singkawang dan ditinjau langsung AHY, dan satu lagi dibangun oleh Pemerintah Provinsi di wilayah Singkawang.

Baca Juga :  Brimob Turun Tangan, Bantu Percepat Pembangunan Jembatan Presisi di Bekasi

Kompleks Pendidikan Terintegrasi

Sekolah Rakyat di Singkawang dirancang sebagai kompleks pendidikan terintegrasi dengan sistem asrama. Kompleks ini mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan.

Fasilitas yang dibangun meliputi ruang kelas, laboratorium, gedung serbaguna, serta sarana olahraga seperti lapangan sepak bola dan jogging track. Dengan kapasitas sekitar 1.200 siswa, sekolah ini juga dilengkapi tenaga pengajar, wali asuh, dan perangkat pendidikan lainnya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti
BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak
Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen
Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen
Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit
Dolar AS Tembus Rp17.421, Rupiah Tertekan akibat Penguatan Pasar Global
Bansos Digital Mulai Juni 2026, Pemerintah Benahi Data Penerima
Kemendagri Minta e-KTP Tak Lagi Difotokopi, Dorong Layanan Lebih Praktis dan Digital
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:44 WIB

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00 WIB

BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:00 WIB

Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:40 WIB

Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit

Berita Terbaru

Oplus_0

Bengkulu

Bengkulu Dorong Ekonomi Berbasis Data dan Kolaborasi Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:00 WIB

Oplus_0

Teknologi

Kenaikan Harga Chipset Baru Ancam Lonjakan Harga HP Android

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:00 WIB