JAKARTA – Menjelang mudik Lebaran 2026, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengumumkan kebijakan diskon dan insentif dari pemerintah. Tujuannya, meringankan biaya perjalanan masyarakat dan meningkatkan kenyamanan pulang kampung.
Selain itu, AHY menekankan pemerintah memperkuat kesiapan infrastruktur agar perjalanan mudik lebih lancar.
Pemerintah menyediakan fasilitas dan program diskon transportasi agar perjalanan lebih terjangkau dan merata. Dengan kata lain, masyarakat bisa memilih moda transportasi tanpa khawatir biaya tinggi.
Diskon Tiket Transportasi
Pemerintah menaikkan diskon tiket pesawat ekonomi hingga 17–18%, naik dari 13–14% tahun lalu. Selain itu, masyarakat bisa membeli tiket sejak awal Februari untuk penerbangan selama 16 hari di masa mudik.
Selain transportasi udara, pemerintah memberikan diskon pada angkutan laut dan kereta api. Hal ini membantu pemudik mendapatkan perjalanan lebih murah dan nyaman.
Diskon Tarif Tol
Pemerintah menurunkan tarif tol hingga 30% di sejumlah ruas. Tujuannya, meringankan biaya perjalanan darat dan mengurangi kemacetan. Namun, AHY menegaskan pemerintah tidak memberikan diskon pada puncak arus mudik. Pemerintah memberlakukan diskon beberapa hari sebelum dan sesudah puncak.
Kesiapan Infrastruktur dan Lalu Lintas
Selain itu, pemerintah bekerja siang dan malam menyiapkan jalan tol, arteri utama, dan jalur lain agar pemudik aman. Lebih jauh, petugas mengawasi titik rawan kemacetan agar perjalanan pemudik lancar.
Harapan Pemerintah
AHY berharap kebijakan ini mendorong distribusi perjalanan lebih merata. Dengan demikian, masyarakat bisa mengurangi biaya mudik dan merayakan Lebaran bersama keluarga dengan aman dan nyaman.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









