ACES Genjot Azko dan NEKA Hadapi Tekanan Daya Beli

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) memperkuat strategi bisnis dengan mengandalkan dua merek utama, Azko dan NEKA, di tengah pelemahan daya beli masyarakat.

Perusahaan ritel ini mencatat penjualan bersih sepanjang 2025 sebesar Rp8,63 triliun. Angka itu naik tipis 0,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp8,58 triliun.

Namun, laba bersih ACES justru turun menjadi Rp668,72 miliar pada 2025, dari Rp892,04 miliar pada 2024. Penurunan ini terjadi seiring tekanan daya beli yang memengaruhi kinerja penjualan di toko yang sama atau same store sales growth (SSSG).

Baca Juga :  Dunia Usaha Bertahan di Tengah Tekanan, PHK Tak Lagi Jadi Prioritas Utama

Direktur ACES, Gregory S. Widjaja, mengatakan perusahaan fokus memperkuat fondasi bisnis melalui pengembangan merek Azko serta perluasan portofolio NEKA.

“Transformasi yang kami jalankan menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan ke depan. Azko terus kami dorong agar lebih dekat dengan kebutuhan pelanggan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (10/4/2026).

ACES juga memperluas jangkauan ritel dengan membuka 27 toko Azko baru sepanjang 2025. Ekspansi itu menyasar 15 wilayah baru, termasuk Palu, Palangka Raya, Bukittinggi, hingga Sorong di Papua.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Masih Bertahan di Rp2,733 Juta per Gram, Momentum Tepat untuk Mulai Investasi?

Saat ini, ACES mengoperasikan 265 toko Azko yang tersebar di 90 kota di Indonesia, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa.

Selain Azko, ACES mengembangkan NEKA sebagai merek ritel baru dengan harga lebih terjangkau. Perusahaan membuka 10 toko NEKA di wilayah Jabodetabek hingga Pandeglang untuk memperkuat pasar menengah bawah.

ACES juga mencatat awal pemulihan kinerja pada awal 2026 dengan pertumbuhan SSSG sebesar 1 persen pada Januari. Perusahaan menilai tren tersebut menunjukkan perbaikan bertahap setelah tekanan sepanjang 2025.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif
Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas
Promo Shopee 19 Juni 2026 Meledak Hari Ini, Adidas Gelar Diskon Terakhir dan Flash Sale Malam Siap Diserbu
Promo Shopee VIP Day Hari Ini 15 Juni 2026, Diskon hingga Rp1,5 Juta dan Gratis Ongkir Jadi Buruan
Harga Emas Antam Tak Bergerak di Rp2,711 Juta per Gram, Momentum Beli atau Tunggu?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00 WIB

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00 WIB

Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen

Senin, 22 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas

Berita Terbaru